SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Pembangunan fisik gedung baru Pasar Keputran Selatan kini telah mencapai lebih dari 90 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Meski gedung berdiri megah, operasional resmi pasar belum dapat dipastikan.
Pengelola masih mematangkan koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait rencana penambahan Rumah Potong Unggas (RPU), termasuk rencana penataan pedagang kaki lima (PKL) liar di sekitar area pasar.
BACA JUGA:Dukung Digitalisasi Pasar Keputran, BRI Surabaya Hadirkan Fasilitas WiFi Permudah Transaksi QRIS
Direktur Utama PT Pasar Surya Perseroda, Agus Priyo, menyatakan bahwa kesiapan operasional pasar sangat bergantung pada pembahasan RPU bersama Pemkot Surabaya. Sebab, masuknya fasilitas RPU akan mengubah tata letak bangunan.
"Kalau secara bangunan baru Pasar Keputran Selatan mungkin sudah 90 persen lebih. Tinggal finishing. Hanya saja nanti ketika ada RPU, kan berarti ada perubahan tata letak. Nah, ini yang perlu kami bahas bersama Pemerintah Kota Surabaya," kata Agus Priyo saat dikonfirmasi Memorandum mengenai kepastian waktu beroperasi
BACA JUGA:Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Surabaya Capai 60 Persen, Rampung Akhir Oktober
Mini kidi--
Ia menambahkan, keterlibatan Pemkot Surabaya sangat mendasar karena pembangunan RPU membutuhkan lahan tambahan. Hal tersebut berdampak pada skema relokasi pedagang.
"Mohon waktu, nanti saya sampaikan kembali. Nanti ke depannya ada RPU di Pasar Keputran Selatan. Jadi saya akan lapor dulu kepada Pemerintah Kota Surabaya terkait RPU yang akan dibangun di situ," ujar Agus.
"Karena kalau pembangunan RPU, otomatis ada lahan yang harus dipakai. Nah, itu kan ada relokasi lagi pedagangnya. Makanya ini masih kami godok matang supaya nanti pedagang betul-betul pindah sudah nyaman," lanjutnya.
BACA JUGA:Pedagang Pasar Keputran Selatan Sambut Pembangunan Pasar, Harapkan Penataan Lebih Baik
Secara kapasitas, gedung baru Pasar Keputran Selatan dirancang untuk menampung seluruh pedagang lama. Sebanyak 324 stan telah disiapkan untuk pedagang eksisting.
"Yang secara pasti untuk nantinya pedagang yang tertampung di sana sekitar 324 stan. Itu yang pedagang existing yang lama," jelas Agus.
Guna mengatasi kesemrawutan akibat PKL liar di sekitar jalan pasar, pihak pengelola membuka peluang fasilitasi penempatan di dalam gedung.
BACA JUGA:Revitalisasi Pasar Keputran Selatan Tambah 60 Stan Baru, Zonasi Basah dan Kering Bakal Dipisah