Lestarikan Musik Daerah, Penyanyi Muda Nazmi Nadia Dirikan Bentang Sagara

Jumat 30-10-2026,09:18 WIB
Reporter : Ali Muchtar
Editor : Muhammad Ridho

​CIMAHI, MEMORANDUM.CO.ID – Dunia musik tradisional dan modern Jawa Barat terus melahirkan talenta-talenta muda berbakat. Salah satunya adalah Nazmi Nadia, penyanyi muda kelahiran 17 Juni 2005,  asal Kota Cimahi, Jawa Barat, yang berkomitmen melestarikan serta mengembangkan musik Pop Sunda di kalangan generasi muda.

​Ketertarikan Nazmi terhadap dunia tarik suara telah tumbuh sejak duduk di kelas 6 SD, didorong oleh lingkungan keluarga yang kental dengan latar belakang seni. Pembinaan vokal dan kecintaannya pada seni membawa Nazmi meraih pencapaian gemilang pada tahun 2023.

BACA JUGA:Sampaikan Cerita Lewat Nada, Penyanyi Asal Nganjuk Della Kenzo Terus Berlayar di Dunia Musik

Dalam ajang prestisius Gema Pasundan kategori Ngawih Pop Sunda tingkat Jawa Barat, ia berhasil memborong dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 Favorit dan Juara 1 Umum.

​Tidak berhenti pada pencapaian individu, Nazmi juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keberlanjutan ekosistem musik daerah.

Bersama Krishna Sagara, ia mendirikan Bentang Sagara, sebuah wadah bermusik dan kolaborasi yang bertujuan menghadirkan musik Pop Sunda dengan balutan warna yang lebih segar agar semakin relevan dengan anak muda zaman sekarang.

BACA JUGA:Konsisten Berkarya, Sasya Arkhisna Kian Mantap Kuasai Skena Musik Pop Jawa

​Lewat akun Instagram pribadinya, @nazminadiaa, Nazmi terus membagikan perjalanan musiknya dan mengajak talenta muda lainnya untuk pantang menyerah dalam berkarya.

"Saya mulai menekuni dunia menyanyi sejak kelas 6 SD. Ketertarikan saya terhadap musik dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia seni. Bagi saya, musik bukan hanya tentang suara atau penampilan di atas panggung, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan perasaan dan memberikan sesuatu yang bisa dinikmati oleh orang lain, "ujarnya.


Mini kidi--

"Alhamdulillah, pada tahun 2023 saya meraih Juara 1 Favorit dan Juara 1 Umum se-Jawa Barat di ajang Gema Pasundan kategori Ngawih Pop Sunda. Pencapaian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga dan motivasi untuk terus belajar. Bagi saya, prestasi bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan salah satu langkah untuk terus berkembang, "imbuhnya.

BACA JUGA:Warisi Darah Seni Sang Ayah, Adel Salsabela Sukses Pikat Penikmat Musik Dangdut Jawa Timur

Bersama Krishna Sagara, saya membangun Bentang Sagara sebagai wadah untuk berkarya, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi di dunia musik, khususnya Pop Sunda. Kami berharap bisa menghadirkan karya-karya yang berkualitas dan membawa musik Sunda agar semakin dikenal serta diminati oleh generasi muda.

"Dunia menyanyi itu menyenangkan tetapi juga penuh tantangan, mulai dari mengasah vokal hingga membangun karakter. Dunia musik mengajarkan saya tentang kedisiplinan, kesabaran, dan pentingnya menghargai setiap proses. Membangun Bentang Sagara mengajarkan saya bahwa karier musik bukan hanya soal kemampuan individu, tetapi juga kerja sama, komitmen, dan kepercayaan, "katanya.

"Pesan saya untuk teman-teman yang ingin menekuni dunia menyanyi, jangan takut untuk memulai dan jangan mudah menyerah. Teruslah belajar, percaya pada kemampuan diri sendiri, tetap rendah hati, dan jangan berhenti berkarya. Bakat memang penting, tetapi kerja keras, konsistensi, dan sikap yang baik juga memiliki peran besar dalam perjalanan seseorang, "pungkasnya.(mtr)

Kategori :