GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID - Warga Gresik diminta tidak panik menyikapi kabar kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang belakangan ramai diperbincangkan, termasuk di media sosial.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan pengecekan dan memastikan ketersediaan BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih aman.
BACA JUGA:Kadin Jatim Siapkan 25 Peserta Ausbildung ke Jerman, Bahasa dan Adaptasi Jadi Kunci
Pengecekan dilakukan menyusul munculnya informasi mengenai antrean panjang dan dugaan kelangkaan BBM jenis Pertalite.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
BACA JUGA:Polres Gresik Amankan Ibadah Minggu di GKI Kebomas, 154 Jemaat Beribadah dengan Nyaman
Menurutnya, kepanikan justru dapat memicu antrean panjang dan membuat situasi yang sebenarnya terkendali terlihat seperti kelangkaan.
“Masyarakat Gresik tidak perlu panic buying. Kami sudah melakukan pengecekan di sejumlah SPBU dan stok BBM masih tersedia serta kondisi secara umum normal," ujar Kapolres Gresik, Minggu 18 Oktober 2026.
BACA JUGA:Satpolairud Polres Gresik Bersama Tim Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam di Sungai Kalimireng Manyar
Pengecekan dilakukan secara bertahap di sejumlah SPBU, di antaranya SPBU Suci, Dahanrejo, Bungah, Manyar, Sukomulyo, Morowudi dan dua SPBU di kawasan Roomo.
Dari hasil pengecekan tersebut, petugas menemukan stok BBM masih tersedia. Meski demikian, terdapat informasi bahwa distribusi BBM ke sejumlah SPBU di Gresik sempat mengalami keterlambatan.
Mini kidi--
Kondisi itu terjadi setelah pengambilan BBM untuk beberapa SPBU di Gresik beberapa kali dialihkan dari Depo Surabaya ke Depo Tuban sejak akhir September.
Peralihan tersebut berdampak pada waktu pengisian stok di sejumlah SPBU.
Namun, berdasarkan pengecekan terbaru, pengambilan BBM sudah mulai kembali dilakukan dari Depo Surabaya sehingga distribusi ke SPBU dapat berjalan lebih tepat waktu.