LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID — Kendal Tornado FC tampil perkasa dengan melibas Persiba Balikpapan tiga gol tanpa balas dalam lanjutan Championship 2026/2027 di Stadion Surajaya Lamongan, Jumat, 16 Oktober 2026. Kemenangan telak 3-0 ini mengantarkan tim berjuluk Laskar Badai Pantura tersebut ke puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi 13 poin.
Laga baru berjalan lima menit ketika Irpan Siregar membuka keunggulan Kendal Tornado FC setelah memanfaatkan umpan matang Ousmane Camara. Pertandingan sempat diwarnai drama teknis saat lampu stadion mendadak padam dua kali berturut-turut pada menit ke-18. Setelah sempat terhenti beberapa menit, laga dilanjutkan kembali pada menit ke-23.
BACA JUGA:Deltras FC Curi Poin Krusial, Bermain dengan 10 Pemain Hancurkan Kemenangan Persela Lamongan
Dominasi Kendal Tornado FC berlanjut menjelang turun minum. Pada menit ke-41, Ousmane Camara menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Memasuki babak kedua, Persiba yang mencoba bangkit justru semakin terbenam setelah Patrick mencetak gol ketiga bagi Kendal Tornado FC pada menit ke-54. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menyambut kemenangan ini dengan rasa syukur, namun mengingatkan anak asuhnya agar tidak jemawa.
"Semoga hasil ini tidak membuat kami lupa diri, karena kompetisi masih panjang. Fokus utama kami adalah menjaga performa sendiri dan mengambil poin penuh di setiap pertandingan," tegas Stefan.
BACA JUGA:Menjamu PSBS Biak di Stadion Surajaya, Persela Lamongan Bidik Tiga Poin
Mini kidi--
Di kubu lawan, Caretaker Persiba Balikpapan, Yus Arfandy, mengakui keunggulan lawan namun mengapresiasi perkembangan mental para pemainnya yang kebobolan di menit awal. Ia juga menyayangkan insiden padamnya lampu stadion yang merusak momentum bangkit anak asuhnya.
"Sebenarnya mati lampu itu berpengaruh, karena tensi anak-anak sudah mulai naik dan fokus, tiba-tiba mati lampu. Sangat disayangkan. Tapi kami harus segera bangkit dan fokus ke laga berikutnya," ujar Yus.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Beruang Madu yang masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen dengan minus empat poin akibat hukuman federasi.