Bikin Geger, Pipa Bocor Picu Semburan Lumpur di Jalan Dupak Rukun

Selasa 13-10-2026,13:11 WIB
Reporter : Anwar Hidayat
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Kemunculan semburan lumpur di dekat tol daerah Dupak Rukun Surabaya ternyata berasal dari kebocoran pipa saluran air, Selasa, 13 Oktober 2026.

Awal mula semburan lumpur dilaporkan pada jam 10.44 WIB ke Command Center 112. Menerima laporan tersebut, tim BPBD Kota Surabaya menuju ke lokasi guna meninjau kondisi secara langsung.

BACA JUGA:Pipa PDAM Jebol di MERR Surabaya, Semburan Air 2 Meter hIngga Rendam Jalan

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, titik semburan air berada di sekitar area proyek pembangunan tempat penampungan air. Tinggi semburan air diperkirakan mencapai 2 hingga 3 meter.


Mini kidi--

Ketua Tim Ops Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, mengungkapkan kejadian ini bukanlah semburan lumpur melainkan kebocoran pipa.

BACA JUGA:Perumda Surya Sembada Surabaya Pastikan Semburan di Rungkut Madya Bukan dari Jalur Pipa

"Hasil asesmen teman-teman di lokasi bersama SDABM Surabaya menyatakan ini bukan semburan lumpur, melainkan semburan air dari pipa yang bocor. Pipanya cukup besar, diperkirakan berdiameter sekitar 1 meter," ujar Arif.

Arif menjelaskan semburan lumpur yang keluar akibat dari adanya air bertekanan tinggi dari pipa yang bocor lalu mendorong endapan lumpur keluar. 

Anehnya, pipa air berukuran besar yang bocor itu belum diketahui kepemilikannya. Pantauan Memorandum di lapangan menyebut jika pipa air itu kemungkinan milik PDAM. Namun di lapangan juga diketahui adanya petugas dari Ptrokimia Gresik yang datang ke lokasi.

BACA JUGA:Misteri Semburan Air Bergas di Sungai Rungkut, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Dukung Langkah Cepat Pemkot

"Di lokasi sedang ada pekerjaan pembuatan penampungan air sebagai salah satu strategi penanganan banjir Pemkot Surabaya. Ketika pipa bocor, air bertekanan mendorong lumpur di atasnya sehingga seolah-olah menyembur sebagai lumpur," jelasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Mengenai penyebab pasti kebocoran pipa serta kepemilikan pipa tersebut, pihak BPBD masih melakukan pemeriksaan mendalam.

"Penyebab pasti masih kami kroscek. Rencananya aliran air akan dimatikan terlebih dahulu, lalu air di lokasi disedot menggunakan beberapa unit mesin pompa agar titik kebocoran terlihat jelas," tutupnya.(yat)

Kategori :