Gempur Rokok Illegal--
Sebelum beraksi dan mencuri 36 kendaraan, YA mengaku pergi ke seorang dukun yang disebutnya sebagai "Mbah Rangkah".
Saat itu, YA memberikan mahar sebesar Rp 2,7 juta untuk mengetahui hari yang dianggap cocok untuk beraksi.
"Hari Selasa, Jumat, dan Kamis. Senin, Sabtu, dan Minggu itu gak dibolehin. Iya di makam situ. Bayar Rp 2,7 juta. Saya sanggup, saya carikan uang asal bisa kerja. Terus saya disuruh mandi air kembang," pungkasnya. (end)