Pancaroba, Angin Kencang Picu Gelombang Tinggi di Perairan Jatim

Selasa 29-09-2026,16:38 WIB
Reporter : Oskar Rio
Editor : Mochamad Syaifudin

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Memasuki masa pancaroba, angin kencang akibat pengaruh muson timur memicu gelombang laut hingga sekitar dua meter di sejumlah perairan Jawa Timur. Kondisi ini perlu diwaspadai masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran.

Prakirawan Meteorologi Geofisika Madya Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, mengatakan kondisi angin tersebut berpengaruh terhadap ketinggian gelombang laut.

"Gelombang linier dengan kecepatan angin. Karena anginnya cukup kencang, gelombang juga masih cukup tinggi," kata Ady, Selasa 29 September 2026.

BACA JUGA:Angin Muson Timur Capai 30 Km/Jam, BMKG Imbau Pelayaran Surabaya Waspadai Gelombang Laut


Mini kidi--

Menurutnya, memasuki Oktober, wilayah Surabaya mulai mengalami masa pancaroba, yakni peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan. Kondisi cuaca tersebut perlu menjadi perhatian, khususnya bagi masyarakat yang melakukan aktivitas pelayaran.

Ady mengingatkan, semakin kencang angin bertiup, potensi peningkatan tinggi gelombang juga semakin besar. Karena itu, kondisi cuaca dan gelombang perlu diperhatikan sebelum kapal melakukan pelayaran.

Untuk perairan utara Jawa Timur, gelombang yang mencapai sekitar dua meter dinilai masih dapat dihadapi kapal berukuran besar dengan gross tonnage (GT) sekitar 2.500 ke atas.

BACA JUGA:Antisipasi Cuaca Ekstrem, Satpolairud Situbondo Perketat Patroli dan Pengawasan Laut


Gempur Rokok Illegal--

Namun, kewaspadaan lebih diperlukan bagi kapal-kapal kecil dan nelayan yang beraktivitas di wilayah selatan hingga timur Jawa Timur.

"Untuk kapal dengan gross tonnage (GT) tinggi sekitar 2.500 ke atas, gelombang di utara Jawa Timur yang mencapai dua meter sepertinya tidak ada masalah. Kecuali wilayah selatan hingga timur, nelayan dan perahu-perahu kecil perlu diperhatikan karena gelombang bisa mencapai dua meter," pungkasnya. (rio)

Kategori :