Kian Padu, Bagas/Apriyani Tembus Semifinal Surabaya International Challenge 2026

Jumat 25-09-2026,17:55 WIB
Reporter : Endradi
Editor : Endradi

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pasangan baru ganda campuran Indonesia, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, terus menunjukkan progres positif. Mereka berhasil mengamankan tiket semifinal Polytron Surabaya International Challenge 2026.

Bertanding di GOR Sudirman Surabaya, Jumat 25 September 2026, Bagas/Apriyani menang atas sesama wakil Indonesia, Rahmat Hidayat/Priskila Venus Elsadai, dengan skor 22-20, 21-15 di babak perempat final.

BACA JUGA:Comeback Dramatis, Bagas/Apriyani Melaju ke 16 Besar Surabaya International Challenge 2026


Mini kidi--

Laga game pertama berlangsung sengit. Sempat tertinggal, Bagas/Apriyani mampu membalikkan keadaan dan merebut kemenangan tipis 22-20. Momentum tersebut berlanjut di game kedua yang mereka kunci dengan 21-15.

"Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini dengan baik dan tanpa adanya cedera apapun. Hari ini sudah mulai semakin tahu bagaimana mengembangkan pola permainan di lapangan dan kami mencoba terus untuk menjaga tempo dan hawa mainnya," ujar Apriyani Rahayu.

Menurut peraih medali emas Olimpiade 2020 ketika turun di ganda putri bersama Gresya Polii, kunci kemenangan di game pertama adalah komunikasi yang terjaga dengan baik."Kemenangan di game pertama kuncinya menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan dan pelatih," ungkapnya.

Apriyani juga mengaku lebih nyaman bertemu sesama pemain Indonesia karena sudah saling mengenal karakter permainan."Kalau memilih bertemu sesama Indonesia atau luar negeri saya memilih sesama Indonesia karena sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi tinggal saling mengadu aja," tambahnya.

BACA JUGA:Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Bagas Maulana menyoroti pentingnya ketenangan saat tertinggal di game pembuka."Di game pertama sempat tertinggal, kami mencoba untuk terus tenang jangan sampai membuat kesalahan sendiri serta saling berkomunikasi untuk menjaga bola-bola sambungan agar bisa mematikan bola," kata Bagas.

Di game kedua, keduanya mencoba bermain lebih lepas."Game kedua kami mencoba lebih enjoy dan percaya satu sama lain karena meskipun lawan sesama Indonesia pastinya ada rasa tegang dan sebagainya," pungkas Bagas.

Kategori :