Kasus ISPA di Lamongan Meledak Tembus 2.500 Pasien, Ini Tiga Kecamatan Terparah

Selasa 22-09-2026,08:23 WIB
Reporter : Syaiful Anam
Editor : Muhammad Ridho

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melonjak tajam dalam enam minggu terakhir akibat cuaca kering ekstrem dan polusi debu yang memburuk.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mencatat ledakan tertinggi terjadi pada minggu ke-36 tahun 2026, di mana jumlah penderita menembus 2.549 pasien dalam sepekan, naik signifikan dari minggu ke-33 yang mencatat 1.970 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lamongan, dr. Yany Khairurakhmawati, membenarkan adanya tren kenaikan yang konsisten dari seluruh fasilitas kesehatan (faskes).

BACA JUGA:Terkepung Debu, 2.500 Warga Lamongan Terserang ISPA


Mini kidi--

Berdasarkan data resmi, fluktuasi kasus selama enam minggu terakhir menunjukkan grafik yang terus merangkak naik sejak pertengahan Agustus:

Minggu 31: 2.218 kasus

Minggu 32: 2.071 kasus

Minggu 33: 1.970 kasus

Minggu 34: 2.095 kasus

Minggu 35: 2.319 kasus

Minggu 36: 2.549 kasus

BACA JUGA:Kasus ISPA Kota Pasuruan Naik 21,26 Persen, Agustus Capai 6.176 Kasus

Tiga wilayah kecamatan mencatat akumulasi kasus terparah, yakni Kecamatan Mantup dengan 390 kasus, disusul Kecamatan Kembangbahu sebanyak 312 kasus, dan Kecamatan Babat dengan 292 kasus.

Meski angka penularan melonjak drastis, dr. Yany menegaskan bahwa situasi di lapangan sejauh ini masih dalam kondisi terkendali dan belum memasuki fase darurat yang fatal.

Kategori :