Dinas Pendidikan Kota Kediri Dorong Sekolah Sehat dan Ramah Anak Berbasis Deep Learning

Senin 31-08-2026,18:38 WIB
Reporter : Ahmad Rifai
Editor : Endradi

Sebagai bagian dari rangkaian pendampingan, peserta juga diberikan kesempatan menunjukkan praktik baik yang telah dilakukan di satuan pendidikan masing-masing.

Peserta membuat video dengan dua kategori, yakni Inspirasi Guru PAUD dan Best Practice Implementasi Sekolah Sehat dan Sekolah Ramah Anak Berbasis Deep Learning.

Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian pendampingan yang telah dilaksanakan selama satu bulan. Kegiatan diisi dengan bimbingan teknis dan penyampaian materi oleh narasumber, sekaligus pemberian award kepada peserta terpilih atas praktik baik yang telah dilakukan.

Anik menegaskan, keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam tidak dapat dilakukan guru dan kepala sekolah seorang diri. Diperlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari orang tua, masyarakat, hingga perangkat daerah terkait.

BACA JUGA:Pemkot Kediri Gelar Gerakan Pangan Murah Lima Hari untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

“Di dalam salah satu indikator pembelajaran mendalam terdapat bagaimana kemitraan harus terjalin. Hal tersebut juga menjadi bagian dari indikator sekolah sehat dan sekolah ramah anak. Jadi ketika guru dan kepala sekolah tidak mampu sendiri, ada wali murid, masyarakat, dan dinas terkait yang bisa digandeng,” jelasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Untuk mengukur keberhasilan pendampingan, tim menggunakan pre-test dan post-test terhadap materi serta proses pendampingan yang diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan sekitar 80 persen peserta telah memahami konsep sekolah sehat dan sekolah ramah anak berbasis pembelajaran mendalam.

Anik berharap praktik baik dari 30 lembaga pendidikan yang mendapatkan pendampingan tidak berhenti di masing-masing sekolah, tetapi dapat terus diimbaskan kepada satuan pendidikan lainnya. (fai)

Kategori :