BACA JUGA:Kejurprov Ju-Jitsu Piala Gubernur Jatim 2026, Yona: Satukan Perguruan di Jatim
Gempur Rokok Illegal--
Pada BHS Cup III 2026, terdapat 21 nomor pertandingan yang memperebutkan medali emas sehingga memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukir prestasi.
Apresiasi juga datang dari Sang Guru Tarung Derajat, Rimba Dirgantara, yang menilai BHS Cup III memiliki arti khusus bagi perkembangan kompetisi pelajar.
Sebab, kejuaraan nasional kategori pelajar tersebut untuk pertama kalinya digelar di luar Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi daerah yang mempelopori penyelenggaraan kejurnas pelajar di luar provinsi asal Tarung Derajat.
“Ini baru kali ini diadakan kejuaraan tingkat nasional di luar Provinsi Jawa Barat. Jawa Timur mempelopori kejuaraan nasional tingkat pelajar ini,” kata Rimba.
Dia mengapresiasi KODRAT Jawa Timur, khususnya Bambang Haryo Soekartono, yang konsisten melanjutkan BHS Cup hingga edisi ketiga.
Menurut Rimba, keberlanjutan kejuaraan menjadi hal penting karena semakin banyak kompetisi pelajar digelar, semakin besar pula peluang menemukan atlet muda potensial yang nantinya bisa dipoles menjadi andalan nasional.
“Diharapkan terus berlanjut. Kemudian dari kejuaraan ini juga muncul bibit-bibit baru khususnya untuk ke tingkatan nasional nanti,” ujarnya.
BACA JUGA:KODRAT Jatim Gelar Kejurnas Antarpelajar Perebutkan BHS Cup III 2026 di GOR CLS Surabaya
Di sisi lain, Rimba menyebut persiapan menuju PON 2028 sejauh ini telah mencapai sekitar 80 persen dan tahapan berikutnya diarahkan pada pematangan nomor-nomor yang akan dipertandingkan.
Dia mengakui terdapat perbedaan antara kategori yang dipertandingkan dalam BHS Cup dengan PON karena BHS Cup fokus pada atlet pelajar, sementara PON mempertandingkan kategori senior.
Namun, terdapat nomor tertentu yang dapat menjadi ruang bagi atlet junior untuk mendapatkan pengalaman bertanding, terutama pada nomor seni gerak. “Selain ada nomor tarung, di sini juga ada nomor seni geraknya. Beberapa nomor seni gerak bisa diikuti tingkat junior,” pungkasnya. (alf)