Sebab, kemuliaan NU tidak pernah dihitung dari berapa banyak kadernya yang duduk di kursi menteri atau singgasana kekuasaan. Martabat NU terukir pada ketenangan hidup rakyat kecil yang merasakan ketulusan nadinya setiap hari. Selama surau-surau desa dan bilik pesantren tetap dirawat dengan kejujuran, NU akan terus menjadi pelita yang menuntun arah perjalanan bangsa, menembus pekatnya malam.
~ A. Nawawi Maksum ~
(Pengasuh PP Nurut Taqwa, Bondowoso)