KEDIRI, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sinergi kuat terus ditunjukkan oleh KONI Kabupaten Kediri dan KONI Kota Kediri dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI/2029 Jawa Timur.
Memasuki koordinasi tahap kedua, kedua pihak telah merampungkan pemetaan awal infrastruktur, membuka peluang kolaborasi dengan kota/kabupaten tetangga, dan bersiap mengajukan draf formal ke KONI Jawa Timur guna percepatan penerbitan Surat Keputusan (SK) Gubernur.
Mini Kidi Wipes.--
Dalam pertemuan tersebut, KONI Kabupaten Kediri menegaskan kesiapannya secara infrastruktur dengan mengunci pemetaan awal untuk 40 nomor perlombaan atau cabang olahraga (cabor) yang venuenya akan tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Sementara itu, KONI Kota Kediri mengajukan 35 cabor untuk digelar di wilayah kota guna memastikan distribusi perhelatan berjalan maksimal dan berimbang.
BACA JUGA:KONI Situbondo Bantah Dana Rp250 Juta Tak Terserap, Dera Klaim Anggaran 2025 Habis Digunakan
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menyatakan bahwa persiapan teknis terus dikejar secara maksimal.
"Kalau target, kita pasti secara maksimal ya untuk mempersiapkan venue-venue yang nantinya akan kita gunakan untuk Porprov tahun 2029," ujarnya.
Gempur Rokok Illegal--
Hakim menambahkan bahwa Kabupaten Kediri berkomitmen penuh untuk menyajikan fasilitas olahraga yang representatif dan berstandar regional, demi kenyamanan seluruh kontingen di provinsi ujung timur Jawa ini kelak.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap atlet yang bertanding di Kabupaten Kediri mendapatkan fasilitas terbaik. 40 nomor cabor ini representasi kesiapan infrastruktur kami yang merata di berbagai kecamatan," tegas Hakim menjelaskan kesiapan wilayahnya.
BACA JUGA:Bersiap Hadapi Porprov, KONI Kabupaten Kediri Genjot Fisik Puluhan Atlet Lewat Tes Parameter
Selain memaksimalkan fasilitas internal, Kediri Raya juga menunjukkan sikap terbuka demi kesuksesan mutlak ajang bergengsi ini. Untuk beberapa cabor yang fasilitasnya belum tersedia di Kota maupun Kabupaten Kediri, pihak KONI membuka opsi untuk menggandeng daerah tetangga, seperti Tulungagung dan Blitar, sebagai tuan rumah pendukung.
"Tentu nanti akan kita tawarkan oleh tuan rumah atau KONI-KONI sekitar, dari Tulungagung atau Blitar, sekitar Kediri. Tentunya atas petunjuk dari Ketua KONI Jatim (Muhammad Nabil)," kata Hakim.
Senada, Ketua Umum KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko menekankan bahwa integrasi dan komunikasi yang intens antar-daerah adalah kunci utama kesuksesan Porprov 2029. Ia menilai pembagian porsi cabor yang seimbang mencerminkan kedewasaan berorganisasi kedua belah pihak demi nama baik Kediri Raya di tingkat provinsi.
"Semoga ini menjadi momentum sebagai tuan rumah bersama yang solid. Kediri Raya harus melebur, tidak ada lagi sekat ego sektoral antara kota atau kabupaten. Keharmonisan ini kami buktikan dengan rencana pembukaan yang dipusatkan di kota dan prosesi penutupan megah yang akan digelar di kabupaten," ungkapnya memaparkan konsep kebersamaan tersebut.