MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur mendalami dugaan kelalaian petugas dan mengevaluasi sistem pengamanan Lapas Kelas I Madiun setelah seorang narapidana yang sempat kabur berhasil diamankan kembali, Rabu 8 Juli 2026.
Staf Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur Hendra mengatakan tim telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah petugas dan warga binaan yang diduga mengetahui rangkaian peristiwa tersebut.
"Kami telah melakukan pengecekan dan melaksanakan olah TKP terkait kejadian pelarian di lapas tersebut," ujarnya.
BACA JUGA:Napi Kabur, Bongkar Celah Lemahnya Sistem Pengamanan Lapas Kelas I Madiun
Mini Kidi Wipes.--
Menurut Hendra, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan narapidana berinisial Y diduga meloloskan diri dengan bersembunyi di kolong truk logistik pengangkut beras yang keluar dari area lembaga pemasyarakatan.
Selain itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur mendalami kemungkinan adanya pelanggaran standar operasional prosedur dalam pengamanan, termasuk pengawasan kendaraan logistik dan pemeriksaan di pintu keluar lembaga pemasyarakatan.
"Pemeriksaan terkait dugaan adanya kelalaian petugas masih terus berlangsung," tegas Hendra.
Gempur Rokok Illegal--
Menurutnya, hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk menentukan ada atau tidaknya unsur kelalaian petugas serta pemberian sanksi apabila ditemukan pelanggaran prosedur.
Sementara itu, narapidana telah diamankan kembali dan dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya dengan pengamanan lebih ketat.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur memastikan evaluasi tidak hanya menyasar individu petugas, tetapi juga sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (ggi/adi)