MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pikap bermuatan minyak goreng terguling di ruas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 717 jalur A setelah diduga mengalami pecah ban, Kamis 4 Juni 2026. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sopir meninggal dunia dan dua penumpang mengalami luka-luka,
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.20 WIB saat pikap Daihatsu bernomor polisi AG 9646 VJ melaju dari arah Jombang menuju Surabaya.
Kendaraan tersebut dikemudikan Harry Fran Sigit (46), warga Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk.
BACA JUGA:Kasus Persetubuhan Bergulir ke Polisi, Dua Pemuda Mojokerto Dilaporkan Korban
Mini Kidi Wipes.--
Kanit III PJR Polda Jatim, AKP Sudirman menjelaskan bahwa kecelakaan diduga dipicu pecahnya ban kiri belakang kendaraan saat melaju di jalan tol.
Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke kanan dan akhirnya terguling.
"Diduga mengalami pecah ban kiri belakang sehingga pengemudi hilang kendali, kendaraan oleng ke kanan dan terguling," ujar Sudirman.
Akibat benturan keras, pikap terguling hingga melintang di badan jalan dengan posisi akhir menghadap ke selatan.
Muatan minyak goreng yang dibawa kendaraan juga berserakan di sekitar lokasi kejadian. Harry Fran Sigit dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka parah yang dideritanya.
Gempur Rokok Illegal--
Sementara itu, Agung (38), warga Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, mengalami luka ringan.
Seorang penumpang lainnya juga mengalami luka-luka dan dievakuasi bersama korban selamat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis."Pengemudi meninggal dunia di lokasi kejadian," tegas Sudirman.
Petugas PJR bersama tim pengelola tol segera melakukan evakuasi kendaraan dan penanganan lokasi guna menghindari kemacetan.
Kasus kecelakaan tunggal tersebut kini masih dalam penanganan kepolisian untuk memastikan penyebab pasti insiden. (war)