Pelindo Sediakan Buffer Area untuk Atasi Kemacetan Truk di Tanjung Perak

Senin 01-06-2026,16:04 WIB
Reporter : Oskar Rio
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID –PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 terus berupaya meningkatkan kelancaran arus logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dengan menyediakan buffer area bagi kendaraan truk muatan kapal roll on-roll off (roro).

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan logistik yang selama ini kerap menunggu jadwal kapal dengan parkir di bahu jalan. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan bahkan kemacetan di sejumlah ruas jalan akses menuju pelabuhan.

BACA JUGA:Pelindo Salurkan 127 Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Pelabuhan


Mini Kidi Wipes.--

“Latar belakang utama penyediaan buffer area adalah meningkatnya volume kendaraan muatan kapal roro yang sebelumnya parkir di bahu jalan dan memicu kemacetan,” jelas Humas Pelindo Sub Regional Jawa, Yuanita Dewi Pratiwi, Senin 1 Juni 2026.

Sebelum adanya buffer area, antrean truk kerap mengular di pinggir jalan karena menunggu jadwal kapal. Hal ini tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menimbulkan ketidakteraturan dalam sistem antrean.

BACA JUGA:Sinergi Pelindo dan ALFI Jatim, Perkuat Komitmen Bisnis Berkelanjutan

Dengan adanya buffer area, Pelindo kini mengarahkan seluruh kendaraan untuk menunggu di lokasi yang telah disediakan hingga waktu open gate terminal. Setelah jadwal masuk dibuka, truk baru diperbolehkan bergerak menuju terminal tujuan.

Saat ini, buffer area tersedia di tiga titik, yakni Area Kalimas Pos 3 dan 4, Area RTK 2, serta Area Kalimas Pos 5. Total kapasitas yang disiapkan mencapai sekitar 230 unit truk.

Yuanita menegaskan, seluruh kendaraan muatan tidak diperbolehkan lagi berhenti di pinggir jalan dan wajib menggunakan buffer area guna menjaga kelancaran lalu lintas di sekitar pelabuhan.

BACA JUGA:Pelindo dan Kejari Tanjung Perak Perkuat Sinergi Kepastian Hukum di Pelabuhan

Dari sisi operasional, pengaturan antrean dilakukan melalui informasi open gate, koordinasi lapangan, serta pengaturan jadwal pelayanan. Ke depan, Pelindo juga akan memperkuat sistem digital untuk meningkatkan efisiensi dan ketertiban antrean.

Sejauh ini, keberadaan buffer area dinilai cukup efektif dalam mengurangi kepadatan kendaraan di akses utama pelabuhan. Antrean truk di pinggir jalan pun mulai berkurang, meskipun evaluasi terus dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada waktu tertentu.

Respons dari para sopir truk dan pelaku usaha logistik juga cenderung positif. Mereka menilai sistem ini membantu menciptakan antrean yang lebih tertib serta mendukung kelancaran distribusi barang.

BACA JUGA:Usung Tema Harmony of Ocean, Mobil Hias Pelindo Pukau Ribuan Warga di Surabaya Vaganza 2026

Kategori :