TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung menggelar simulasi penanggulangan bencana dan kebakaran bersama BPBD Kabupaten Tulungagung untuk meningkatkan kesiapsiagaan tenaga kesehatan menghadapi kondisi darurat, Rabu 13 Mei 2026.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh unsur tenaga kesehatan hingga manajemen rumah sakit.
Simulasi berlangsung selama dua hari dengan agenda pemberian materi, evaluasi, dan praktik lapangan menggunakan berbagai skenario kondisi darurat.
Mini Kidi Wipes.--
Koordinator K3 RSUD dr. Iskak Tulungagung, Zuhda Maula, mengatakan simulasi rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi bencana.
“Kegiatan ini merupakan simulasi kegawatdaruratan bencana. Setiap tahun memang kami melakukan simulasi tanggap bencana untuk seluruh karyawan rumah sakit. Harapannya, sewaktu-waktu terjadi bencana, kami sudah siap,” ujarnya.
BACA JUGA: Pelajar SMK di Tulungagung Dievakuasi Damkar Setelah Mendadak Lumpuh
Dalam simulasi tersebut, peserta diberikan skenario gempa bumi yang memicu kebakaran akibat korsleting listrik.
Seluruh peserta diminta menjalankan prosedur evakuasi dan penanganan sesuai standar keselamatan rumah sakit.
“Yang pertama kami lakukan simulasi gempa bumi dan proses evakuasi. Setelah itu dilanjutkan simulasi kebakaran akibat gempa yang menyebabkan korsleting listrik,” jelas Zuhda Maula.
Peserta simulasi berasal dari seluruh perwakilan ruangan di rumah sakit, mulai dari tenaga perawat, bidan, dokter, petugas radiologi, rekam medis, hingga jajaran manajemen.
BACA JUGA:Suzuki Carry Terbakar di Tol Kebomas Gresik Diduga Akibat Korsleting, Sempat Terjadi Ledakan
Menurutnya, simulasi tersebut penting agar seluruh unsur rumah sakit memahami tugas masing-masing saat kondisi darurat terjadi.
“Pesertanya dari semua unsur rumah sakit supaya semuanya memahami langkah penanganan bencana dan tahu apa yang harus dilakukan ketika kondisi darurat terjadi,” imbuhnya.
Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Selain meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, RSUD dr Iskak juga melengkapi sarana penanggulangan kebakaran sebagai langkah antisipasi.
Fasilitas keselamatan yang dimiliki rumah sakit meliputi heat detector, smoke detector, alarm kebakaran, hidran, hingga alat pemadam api ringan.
“Kami juga punya tim siaga bencana sendiri. Selain itu, fasilitas pendukung keselamatan terus kami lengkapi seperti deteksi kebakaran, hidran dan APAR agar penanganan awal bisa dilakukan lebih cepat,” pungkasnya. (fir/fai)