SURABAYA - Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) terus berupaya mencegah dan memberantas penyakit tuberkulosis atau yang biasa disebut penyakit TBC. Salah satunya dengan gerakan TOSS (Temukan TBC Obati Sampai Sembuh). Saat ini penyakit TBC di Jawa Timur menempati urutan kedua tertinggi di Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) Dr Kohar Hari Santoso mengatakan, penyakit TBC di Jawa Timur turun ke peringkat dua setelah gencar mengkampanyekan dan melakukan gerakan TOSS. Pada tahun 2018, angka penemuan dan pengobatan kasus TBC mencapai angka 57.442 kasus, angka tersebut naik dibandingkan dengan tahun 2017 yaitu 55.865 “Dengan semakin banyaknya penderita TBC yang kita temukan di lapangan, maka semakin besar pula kesempatan kita untuk mengobati penderita TBC sampai sembuh, sehingga bisa memutus rantai penularan dan penyebaran penyakit TBC di Jawa Timur,” ujar Kohar, Kamis (28/3). (x/yok)
Penderita TBC di Jatim Tembus Angka 57.442
Kamis 28-03-2019,15:19 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 13-01-2026,19:52 WIB
Persiapan Pensiun Jadi Lebih Mudah dengan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo
Selasa 13-01-2026,20:42 WIB
DPRD Surabaya Minta Wali Kota Tegas, Hak Warga Bale Hinggil Diutamakan dari Investor
Selasa 13-01-2026,20:00 WIB
Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Jalan Ir Soekarno Surabaya, Timpa Ojol dan Penumpang
Selasa 13-01-2026,20:48 WIB
16 Ribu Siswa SLTA Hadiri UB Education Expo di Malang
Rabu 14-01-2026,06:44 WIB
Mengenal Sosok Ainin Model Berbakat Peraih Gelar Putri Kartini Jatim dan Glamour of Models
Terkini
Rabu 14-01-2026,19:46 WIB
Respons Penolakan Relokasi Jagal Sapi, Wali Kota Eri Tegaskan RPH Pegirian Tetap Pindah
Rabu 14-01-2026,19:42 WIB
Atasi Banjir Rob di Pesisir Jangkar, Pemkab Situbondo Bangun Tanggul Pemecah Ombak
Rabu 14-01-2026,19:01 WIB
Polsek Lakarsantri Bersama Tiga Pilar Pantau Ketahanan Pangan di Bangkingan
Rabu 14-01-2026,18:54 WIB
Fraksi PDI-P DPRD Jatim Ingatkan Pemprov Waspadai Harga Pangan Jelang Lebaran
Rabu 14-01-2026,18:47 WIB