SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Perkembangan teknologi yang semakin pesat serta arus informasi di media sosial yang terus mengalir membuat banyak anak muda mulai mengalami kondisi overstimulated. Istilah ini merujuk pada keadaan seseorang ketika menerima terlalu banyak rangsangan dalam waktu bersamaan hingga merasa lelah secara mental dan emosional.
Fenomena ini kini semakin sering terjadi khususnya di kalangan generasi muda yang hampir setiap hari terhubung dengan ponsel dan media sosial. Banyaknya notifikasi, paparan konten secara terus-menerus, konten tang membuat triger, hingga tuntutan untuk selalu aktif di dunia digital dianggap menjadi faktor utama penyebab kondisi tersebut.
BACA JUGA:Tips Agar Baterai HP Awet, Hindari Drop dan Overcharge
Mini Kidi Wipes.--
Orang yang mengalami overstimulated umumnya merasakan beberapa gejala, seperti sulit berkonsentrasi, mudah merasa lelah, lebih sensitif terhadap emosi, hingga keinginan untuk menghindari keramaian. Jika berlangsung dalam jangka waktu lama, kondisi ini juga dapat memicu stres dan rasa cemas yang berlebihan.
Kalangan mahasiswa termasuk kelompok yang cukup rentan mengalami hal tersebut. Padatnya aktivitas perkuliahan, tugas akademik, kegiatan organisasi, serta intensitas penggunaan media sosial membuat sebagian mahasiswa merasa terbebani secara mental. Belum lagi tentang pencapaian orang yang banyak sekali itu membuat seseorang menjadi terburu-buru dalam pencapai impian yang ingin dicapai, padahal manusia punya porsinya masing masing.
BACA JUGA:Atasi Lelah Mental dan Overthinking, Detox Media Sosial Jadi Tren Sehat Generasi Z
Walaupun sering dianggap sepele, kondisi overstimulated tetap perlu diperhatikan. Cara umtuk mengatasi kondisi ini adalah
Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
1.Mengurangi penggunaan media sosial
2.membatasi notifikasi
3.beristirahat dari layar ponsel
4.memberi waktu untuk diri sendiri waktu
empat cara tersebut diaggap efektif untuk mengurangi kondisi overstimulated
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan mengikuti perkembangan teknologi yang semakin cepat di era digital saat ini.