Peringati Hari Tapir Sedunia, Begini Cara Melestarikan Satwa Dilindungi Ini

Senin 27-04-2026,07:58 WIB
Reporter : Wendy Setiawan
Editor : Muhammad Ridho

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Setiap tanggal 27 April diperingati sebagai Hari Tapir Sedunia. Dilansir dari beberapa sumber, peringatan tersebut diciptakan untuk mengajak orang untuk menjaga keselamatan dan kelestarian tapir.

Selain itu, Hari Tapir Sedunia juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat global dalam membantu melindungi tapir untuk generasi mendatang. 

BACA JUGA:Bukan Nokturnal! Ini 10 Hewan yang Aktif saat Fajar dan Senja


Mini Kidi Wipes.--

Tapir merupakan jenis hewan harbivora yang tumbuh di Amerika Tengah, Amerika Selatan dan sebagian Asia Tenggara. Indonesia memiliki salah satu jenis tapir, yaitu Tapir Malaya atau Tapirus indicus. 

Tapir jenis ini merupakan tapir terbesar yang masih ada dan satu-satunya tapir dunia lama yang masih tersisa. Di Indonesia, tapir termasuk satwa dilindungi dengan jumlah populasi yang terus menurun. 

Penyebab penurunan populasi tapir, yaitu konversi habitat tapir menjadi perkebunan sawit dan lahan manusia secara besar-besaran. Bahaya kepunahan tapir lebih dari sekedar hilangnya spesies ini. 

BACA JUGA:Bukan Evakuasi Hewan Liar, Damkar Gresik Diminta Ambil Drone Nyangkut di Jaring Lapangan


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Hilangnya tapir juga dapat berdampak pada ekosistemnya. Ini karena kebiasaan alami hewan ini yang bermanfaat untuk menyebarkan benih ke seluruh hutan. 

Tapir secara keseluruhan bertubuh babi dengan jari kaki berkuku, tetapi mereka juga memiliki moncong panjang seperti gajah. Sayangnya, tapir masuk dalam daftar spesies yang terancam punah akibat maraknya perburuan. 

Oleh karena itu Hari Tapir Sedunia dibentuk untuk membantu meningkatkan kesadaran global terhadap spesies yang terancam punah ini.

BACA JUGA:Vaksinasi Rabies Gratis Hewan Kesayangan Warnai Hari Jadi Kota Pasuruan Ke-340

CARA MELESTARIKAN TAPIR

  • Melindungi Habitat Asli

Menjaga hutan Sumatera, terutama area taman nasional dan cagar alam dari konversi lahan perkebunan atau pertambangan dan deforestasi, karena tapir butuh ruang jelajah yang luas.

  • Patroli Hutan dan Hukum
Kategori :