LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan Genting periode ketiga yang dilaksanakan di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan.
Realisasi ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam memastikan intervensi penanganan stunting agar berjalan optimal bagi masyarakat.
Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lamongan Dirham Akbar Aksara menuturkan pihaknya tidak hanya menitikberatkan pada intervensi spesifik berupa pemenuhan gizi.
BACA JUGA:Strategi Terintegrasi Pemkab Lamongan Atasi Persoalan Sampah dari Hulu hingga Hilir
Pemkab Lamongan juga mengedepankan intervensi sensitif yang meliputi perbaikan sanitasi serta penyediaan jamban sehat bagi keluarga sasaran.
Mini Kidi Wipes.--
Selain itu peningkatan kualitas hunian agar memenuhi standar kesehatan termasuk ventilasi dan pencahayaan yang layak turut menjadi perhatian utama.
Dengan penguatan seluruh intervensi ini Pemkab Lamongan optimis dapat memutus mata rantai penyebab stunting dari hulu hingga hilir.
Langkah tersebut sekaligus menjadi komitmen daerah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Dirham Akbar Aksara menegaskan bahwa kunci keberhasilan penanganan stunting terletak pada konsistensi pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Pengukuran berat badan, tinggi badan, serta lingkar lengan harus dilakukan secara tepat untuk memastikan adanya progres yang nyata.
“Keberhasilan penanganan stunting ditentukan oleh progres pertumbuhan anak. Harus dipastikan setiap intervensi berdampak pada peningkatan berat dan tinggi badan anak secara optimal,” tegasnya.
Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar penerima manfaat program Genting telah mengalami peningkatan pada indikator tumbuh kembang.
Namun demikian Pemkab Lamongan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap keluarga sasaran di wilayah tersebut.
Hal ini guna memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan nutrisi dan kesehatan anak. (pul)