Tabrakan Maut di Ajung Jember: Gagal Menyalip, Dua Pemuda Tewas Mengenaskan

Jumat 10-04-2026,09:44 WIB
Reporter : Edi Winarko
Editor : Muhammad Ridho

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Suasana pagi yang tenang di area persawahan Jalan M. Yamin, Desa Ajung, mendadak berubah menjadi mencekam, Rabu, 9 April 2026. Sebuah kecelakaan hebat yang melibatkan dua sepeda motor terjadi tepat di depan hamparan sawah Dusun Ajung Wetan, Kecamatan Ajung, Jember, sekitar pukul 07.05 WIB.

​Insiden berdarah yang dikenal dengan istilah "adu banteng" ini merenggut dua nyawa sekaligus. Kapolres Jember melalui Kasatlantas AKP Bernardus Bagas Simarmata, yang dikonfirmasi melalui Kanit Gakkum Ipda Tommy Nur Alamsyah, membenarkan kejadian tragis tersebut.

BACA JUGA:Adu Banteng Motor vs Mobil di Driyorejo Gresik, Satu Luka Berat


Mini Kidi Wipes.--

​Kecelakaan bermula saat sepeda motor Suzuki Smash (N-6406-XN) yang dikendarai oleh Rudi Setiawan (37) membonceng Hollimatus Sa’diyah (45) melaju dari arah Utara menuju Selatan.

​Naas, dari arah berlawanan (Selatan ke Utara), muncul sebuah Honda Scoopy (DK-3819-AO) yang dipacu oleh Muhammad Afiansori (21). Diduga karena kurang waspada dan mengabaikan arus lalu lintas di depannya, motor Scoopy tersebut melaju terlalu ke kanan hingga memakan marka jalan.

​"Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tidak dapat terhindarkan. Kedua kendaraan terlibat tabrak depan yang sangat fatal," ungkap Ipda Tommy Nur Alamsyah, Jum'at 10 April 2026.

BACA JUGA:Adu Banteng di Jalan Rajawali Surabaya, Pemotor Tewas Usai Tabrak Rombong Hingga Terbakar


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

​Akibat hantaman keras tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia (MD) setelah sempat dilarikan ke rumah sakit:

​Hollimatus Sa’diyah (45): Penumpang Suzuki Smash asal Desa Lampeji, Mumbulsari. Korban mengalami luka parah di bagian kepala dan menghembuskan napas terakhir di RS Bina Sehat.

​Muhammad Afiansori (21): Pengendara Honda Scoopy asal Desa Karangharjo, Silo. Pemuda ini dinyatakan meninggal dunia di RSD Dr. Soebandi akibat luka serius pada bagian kepala.

BACA JUGA:Kurang Hati-hati Saat Berkendara, Pemotor Tewas Usai Adu Banteng dengan Pikap di Jalan Kuwukan Surabaya

​Sementara itu, pengendara Suzuki Smash, Rudi Setiawan (37), berhasil selamat namun harus menjalani perawatan intensif di RS Bina Sehat akibat luka di bagian kepala (Luka Ringan).

​Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lokasi, yakni Nikita (29) dan Rahmat (25), faktor utama penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengendara Honda Scoopy yang tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah depan saat melaju terlalu ke kanan.

Kategori :