Duduk terlalu lama dapat memperlambat pergerakan usus. Lakukan peregangan ringan atau gerakkan kaki secara berkala selama perjalanan.
Sesampainya di tempat penginapan, jangan langsung beristirahat. Luangkan waktu untuk berjalan santai di sekitar hotel atau manfaatkan fasilitas seperti gym atau kolam renang agar tubuh tetap aktif.
4. Ciptakan Waktu Nyaman untuk BAB
Banyak orang mengalami hambatan psikologis untuk buang air besar di tempat baru.
Cobalah untuk duduk di toilet pada waktu yang sama seperti kebiasaan di rumah, misalnya setelah sarapan. Mandi air hangat juga dapat membantu tubuh dan otot perut menjadi lebih rileks.
Jika memungkinkan, gunakan bangku kecil untuk menopang kaki saat duduk di toilet agar posisi tubuh menyerupai jongkok, sehingga memudahkan proses BAB.
BACA JUGA:Mudah Lelah Tanpa Sebab? Itu Sinyal Tubuh Lelah Secara Mental, Kenali Tanda dan Cara Mengatasinya
5. Gunakan Bantuan Medis Jika Diperlukan
Jika cara-cara di atas belum berhasil setelah 2–3 hari, kamu bisa menggunakan suplemen serat yang dicampur dengan air.
Selain itu, obat pencahar seperti microlax atau obat minum dapat digunakan, tetapi hanya sebagai pilihan terakhir agar usus tidak menjadi ketergantungan.
Itulah 5 tips yang bisa kamu terapkan untuk mencegah dan mengatasi sembelit saat perjalanan jauh. Ingat, jangan menunda keinginan untuk buang air besar, karena hal tersebut justru dapat membuat feses semakin sulit dikeluarkan.