AKBP Ihram menyebut, desain dan spesifikasi bangunan polsek yang akan dibangun setara dengan standar mapolsek di kota metropolitan.
“Dengan tipologi yang ada, ini luar biasa. Bangunannya seperti di kota metropolitan. Harapan kami, anggota di Polsek Ngantru dan Sumbergempol juga ikut meng-upgrade diri menghadapi tantangan ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kabaglog Polres Tulungagung, Kompol Siswanto, menjelaskan bahwa proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan ke depan.
Untuk Polsek Ngantru, anggaran hibah yang diterima mencapai Rp2,06 miliar dengan luas bangunan 378 meter persegi. Sedangkan Polsek Sumbergempol mendapatkan anggaran Rp2,05 miliar dengan luas bangunan 380 meter persegi.
"Itu sudah termasuk bangunan gedung dan bangunan pagarnya juga di Sumbergempol dan Ngantru, untuk mebeler dan isi dalam bangunannya bukan hibah dari pemkab, tapi nanti masuk dalam upaya kita dalam pengadaannya," jelasnya.
Siswanto menambahkan, bangunan lama kedua polsek tersebut nantinya akan dilelang sesuai prosedur yang berlaku.
BACA JUGA:Kapolres Tulungagung Sambut Kedatangan Rombongan Mudik Seru Bareng NU
Prosesnya akan melalui beberapa tahapan, termasuk pendaftaran lelang di KPKNL Malang.
"Lahannya kan milik pribadi masyarakat, tapi gedungnya milik polda, makanya nanti kita akan proses pelelangan gedungnya, sesuai aturan yang ada, kalau lahannya pasti nanti akan kembali kepada pemiliknya," terang Siswanto.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat di Sumbergempol dan Ngantru diharapkan segera merasakan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian yang lebih representatif, modern, dan responsif terhadap kebutuhan warga.(fir/fai)