MEMORANDUM.DISWAY.ID-Kapten Aston Villa, John McGinn, memberikan pujian tinggi kepada Emiliano Martínez atas penampilan impresifnya saat membawa tim lolos ke perempat final Liga Europa UEFA.
Kiper asal Argentina tersebut memainkan peran krusial dalam kemenangan 2-0 atas Lille.
Momen penting terjadi saat Martínez melakukan penyelamatan gemilang, lalu dengan cepat mengalirkan bola yang berujung assist melalui pergerakan Jadon Sancho, hingga akhirnya dimaksimalkan McGinn menjadi gol pembuka di babak kedua.
Gol kedua Villa dicetak oleh Leon Bailey di akhir laga, memastikan kemenangan agregat 3-0 sekaligus mengantarkan tim bertemu Bologna di babak perempat final.
Namun, sorotan utama tetap tertuju pada Martínez. Ia kembali menjadi pusat perhatian, termasuk saat melakukan gestur yang memancing reaksi suporter Lille.
BACA JUGA:Iran Boikot Amerika Serikat, Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
Mini Kidi Wipes.--
Kiper tersebut memang kerap mendapat respons negatif di Prancis sejak penampilannya di final Piala Dunia FIFA 2022.
McGinn menggambarkan Martínez sebagai sosok penuh karakter, dengan kombinasi kepribadian unik dan kualitas sebagai penjaga gawang kelas dunia. Ia juga menilai kontribusi Martínez sangat menentukan, bahkan saat tim sudah unggul.
Selain itu, McGinn turut menyoroti performa gemilang Jadon Sancho yang dianggap tampil terbaik sepanjang berseragam Aston Villa.
Pergerakan dan kontribusinya dinilai sangat membantu terciptanya gol pembuka.
Di kubu lawan, penyerang veteran Olivier Giroud mengakui timnya kesulitan memanfaatkan peluang.
Ia menyebut gol Villa datang di momen krusial yang sulit diterima, terutama setelah Lille sempat tampil menjanjikan di awal pertandingan.
Gempur Rokok Ilegal.--
Keberhasilan ini menjaga peluang Aston Villa untuk meraih trofi tetap terbuka.
Di bawah arahan pelatih Unai Emery, tim menunjukkan konsistensi di kompetisi Eropa, termasuk catatan tiga kali beruntun mencapai perempat final.
Emery sendiri dikenal sebagai spesialis Liga Europa dan berambisi menambah koleksi gelarnya.
Ia menilai timnya tampil disiplin dan terorganisir, meski belum sepenuhnya menunjukkan permainan terbaik.
Menurutnya, fokus utama tetap pada performa konsisten sepanjang musim, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan tim dan memanfaatkan seluruh pemain untuk bersaing di level tertinggi.