BACA JUGA:Polsek Sukomanunggal Gelar Jumat Curhat, Dengarkan Keluhan Warga di Warkop 57
Banyak analisis politik lahir di sini dengan metode penelitian yang sangat ilmiah. Mendengar kabar dari grup WhatsApp keluarga atau konten tiktok lalu membahasnya dengan nada penuh keyakinan wkwk.
BACA JUGA:Polsek Simokerto Sosialisasikan Layanan Darurat 110 di Warkop Idaman Surabaya
Menariknya, semua orang berbicara seolah-olah mereka adalah analis profesional. Sopir ojek bisa menjelaskan ekonomi global. Mahasiswa semester dua bisa memprediksi masa depan demokrasi.
Gempur Rokok Ilegal.--
Sementara yang lain hanya mengangguk sambil menyeruput kopi, seakan-akan berkata, “Ya, masuk akal juga.”
BACA JUGA:Patroli Dialogis Polsek Wonocolo Sasar Warkop Margorejo, Edukasi Warga Cegah 3C
Itulah keindahan warkop di Surabaya. Ia tidak membutuhkan pendingin ruangan, sofa empuk, atau playlist jazz yang mahal. Yang dibutuhkan hanya tiga hal, seperti kopi, obrolan, dan waktu yang tak terkira. (Mg/Rifqi Syihab)