SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID - TMMD 127 Sumenep Ditutup, TNI Serahkan Hasil Pembangunan Desa Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0827/Sumenep resmi berakhir setelah seluruh sasaran kegiatan rampung 100 persen.
Penutupan program tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah hasil pekerjaan sebagai bentuk penyerahan hasil pembangunan dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep.
BACA JUGA:Haru Perpisahan Satgas TMMD 127 Kodim Sumenep dengan Warga Mandala
Mini Kidi Wipes.--
Penandatanganan dilakukan oleh Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 127 Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada bersama Pjs Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni. Dokumen tersebut juga ditandatangani oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie sebagai bentuk pengesahan hasil program.
Naskah tersebut memuat berbagai sasaran seperti fisik pembangunan infrastruktur desa yang telah diselesaikan selama satu bulan pelaksanaan TMMD di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Selain itu, berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan dari sejumlah instansi kepada masyarakat setempat.
BACA JUGA:TMMD 127 Sumenep Resmi Ditutup, Danrem 084/BJ Sampaikan Pesan Penting Ini
Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkadrie mengatakan program TMMD merupakan kelanjutan dari program ABRI Masuk Desa (AMD) yang telah berjalan sejak 1980.
“Program ini sudah berjalan sekitar 46 tahun. Semangatnya tetap sama, yaitu membantu percepatan pembangunan di desa serta meringankan beban masyarakat,” kata Brigjen TNI Danny Alkadrie.
Ia menegaskan hasil TMMD 127 di Kabupaten Sumenep memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA:Teras Sanima Direhab TMMD 127 Sumenep, Kini Bisa Duduk Nyaman di Depan Rumah
“Capaian kegiatan sudah 100 persen. Kita juga melihat langsung hasilnya, mulai dari pembangunan jalan hingga kegiatan penyuluhan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Brigjen TNI Danny Alkadrie menambahkan pembangunan infrastruktur melalui TMMD mampu membuka akses dan mempercepat mobilitas warga desa.
“Jalan yang sebelumnya masih berupa tanah atau diperkeras, kini sudah diaspal sehingga lebih aman dan nyaman dilalui masyarakat,” katanya.
Gempur Rokok Ilegal.--