SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Di balik senyum ramahnya sebagai motor penggerak Aviha Tour & Travel, Yusfika Nani Sa’adah adalah sosok yang menolak untuk diam di zona nyaman. Dari meja kantor di kawasan Jambangan hingga ke tanah Makkah dan Madinah, perempuan yang karib disapa Fika ini membuktikan bahwa dedikasi pada karier spiritual bisa bersanding manis dengan semangat olahraga modern yang kompetitif.
Mini Kidi Wipes.--
Di mata Fika, pekerjaan bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah pengabdian. Sebagai tour leader sekaligus agen Aviha Tour & Travel yang berkantor di Jalan Jambangan 149, Surabaya, ia memiliki peran krusial. Yakni, memastikan perjalanan ibadah para tamu Allah ke Makkah dan Madinah berjalan lancar dan berkesan.
“Menjadi seorang holiday Makkah-Madinah specialist, saya harus selalu sigap, informatif, dan memiliki empati tinggi. Kami ingin perjalanan spiritual tak lagi terasa kaku, melainkan menjadi pengalaman yang terorganisir, aman, dan menyenangkan,” tuturnya.
BACA JUGA:Rekomendasi Oli Motor Matic untuk Mudik Lebaran 2026, Pilihan Tepat agar Mesin Tetap Prima
Gempur Rokok Ilegal.--
Saat melepas seragam kerjanya, Fika memilih lapangan sebagai tempat untuk mengisi ulang energinya. Menurut perempuan kelahiran 1986 ini, olahraga bukan sekadar tren gaya hidup, melainkan bahan bakar supaya tubuhnya tetap prima saat menemani perjalanan jemaah.
Karena itu, di sela jadwalnya yang padat, Fika rutin berolahraga lari dan kini tengah mendalami padel. "Padel itu sangat ramah untuk pemula. Mudah dipelajari, dan karena dimainkan secara tim, maka saya bisa bertemu banyak teman baru," ungkapnya.
BACA JUGA:Konflik Iran–Israel Memanas, Apakah Esports World Cup 2026 di Riyadh Terancam Terganggu
Bagi Fika, padel bukan sekadar mengikuti tren. Ia memandangnya sebagai solusi cerdas untuk masyarakat urban yang sibuk. Olahraga ini secara efektif menggabungkan latihan kardio dan kekuatan otot dalam satu permainan yang menyenangkan.
“Lebih dari itu, padel menjadi sarana untuk menjaga kesehatan mental agar tetap tangguh menghadapi tantangan karier,” katanya.
BACA JUGA:Jangan Lewatkan! Ini Amalan Hari Jumat di Bulan Ramadan yang Mendatangkan Pahala
Sebagai perempuan karier yang mandiri, Fika percaya, ketangguhan lahir dari keberanian untuk mengambil risiko. Ia menekankan bahwa setiap perempuan memiliki hak untuk bersinar di bidangnya masing-masing tanpa harus kehilangan sisi lembutnya.
“Jadilah pemain utama dalam hidupmu sendiri. Jangan takut terjatuh, karena yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit kembali. Bangun networking yang luas, namun tetap seimbangkan ambisi dengan kesehatan mental," pesan Fika.
Terakhir, Fika menekankan bahwa konsistensi adalah kunci yang harus dipegang teguh. Baginya, perempuan yang hebat adalah mereka yang mampu memberikan dampak positif bagi sekitar sembari terus mengejar impian tanpa henti. (bin)