Aksi Kemanusiaan PMI Jember, Normalisasi Sumur Warga Desa Gugut Pascabanjir Dinoyo

Jumat 06-03-2026,13:52 WIB
Reporter : Edi Winarko
Editor : Fatkhul Aziz

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pascabencana banjir luapan Sungai Dinoyo beberapa waktu lalu, warga Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji, Jember, mulai menghadapi krisis air bersih. Kondisi sumur milik warga dilaporkan tercemar lumpur pekat hingga mengeluarkan aroma tidak sedap.

​Merespons kondisi tersebut, tim relawan PMI Kabupaten Jember turun tangan melakukan proses normalisasi sumur pada Kamis siang 5 Maret 2026. Langkah ini diambil guna memastikan warga terdampak dapat kembali mengakses air yang layak untuk keperluan konsumsi maupun sanitasi.

BACA JUGA:PMI Jember Kirim Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Gugut


Mini Kidi Wipes.--

​Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, Tim Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) PMI Jember mendatangi satu per satu titik sumur warga. Dengan mengerahkan dua mesin pompa air bertekanan tinggi, relawan melakukan pengurasan secara berulang. Untuk memastikan air benar-benar jernih dan layak dikonsumsi, proses normalisasi pada satu sumur memerlukan waktu dua hingga tiga kali pengurasan.

​"Banyak sumur warga di sini yang tidak bisa digunakan karena airnya keruh bercampur lumpur, bahkan ada yang sudah berbau," ungkap Ali Purnomo, Ketua RT 03/RW 11 Dusun Krajan, Desa Gugut, saat mendampingi tim di lokasi.

BACA JUGA:Pikat Pendonor Selama Ramadan, PMI Jember Siapkan Ribuan Tumbler Cantik

​Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa rata-rata bibir sumur milik warga hanya memiliki ketinggian berkisar 30 hingga 50 sentimeter. Rendahnya bibir sumur ini menjadi penyebab utama air banjir begitu mudah meluap masuk dan mencemari sumber air. Dari 11 sumur yang masuk dalam target awal, 4 sumur memerlukan penanganan intensif, sementara sisanya terpantau mulai membaik secara alami namun tetap dalam pengawasan.

​"Hari ini, 8 relawan Tim WASH PMI Jember diterjunkan untuk aksi kemanusiaan ini. Harapan kami, melalui normalisasi ini, beban warga berkurang dan mereka segera mendapatkan kembali hak akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," jelas Narto, Kabid Penanggulangan Bencana PMI Jember.

​Selain melakukan pengurasan, PMI Jember juga mengerahkan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter dan truk pengangkut personel. Secara paralel, dua relawan lainnya bertugas mendistribusikan air bersih untuk mengisi tandon-tandon darurat berkapasitas 1.200 liter yang tersebar di empat titik lokasi.


Gempur Rokok Illegal--

​Meski harus melintasi akses jalan yang masih tertutup sisa lumpur banjir, para relawan tetap memastikan setiap tandon terisi penuh. Langkah ini krusial mengingat warga masih dalam proses pembersihan rumah dan sangat bergantung pada pasokan air bersih dari luar.

​Aksi cepat tanggap PMI Jember di wilayah terdampak luapan Sungai Dinoyo ini diharapkan menjadi penopang bagi warga Desa Gugut untuk segera bangkit dan pulih dari dampak bencana. (adv)

Kategori :