JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Masyarakat Kabupaten Jember diimbau untuk tidak panik terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). PT Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa stok BBM di wilayah Jember saat ini dalam kondisi melimpah dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan tanpa kendala.
Berdasarkan data terbaru, ketersediaan stok Pertalite tercatat mencapai 580 ton, sementara Pertamax berada di angka 219 ton. Jumlah ini dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi konsumsi harian masyarakat.
"Untuk stok di Jember saat ini sangat aman. Pertalite tersedia sekitar 580 ton dan Pertamax 219 ton yang siap disalurkan ke masyarakat," ujar Andi Reza, Sales Branch Manager (SBM) PT Pertamina Patra Niaga Rayon V Malang-Jember, Jumat, 6 Maret 2026.
BACA JUGA:Gejolak Timur Tengah Memanas, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Jatimbalinus Tetap Aman
Mini Kidi Wipes.--
Andi menjelaskan bahwa seluruh SPBU di Jember beroperasi secara normal. Ia menegaskan bahwa kendala distribusi dari depo menuju SPBU sejauh ini tidak ditemukan, sehingga tidak ada alasan bagi masyarakat untuk merasa khawatir akan terjadinya kelangkaan.
“Prinsipnya, kondisi di lapangan normal. Informasi dari depo menunjukkan distribusi lancar sesuai jadwal. Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying,” tambahnya.
Pertamina juga menyatakan kesiapannya untuk melakukan langkah antisipatif jika terjadi lonjakan konsumsi secara mendadak, terutama di area perkotaan. "Jika ada peningkatan kebutuhan, kami siap menambah pasokan sewaktu-waktu agar pelayanan tetap optimal," tegas Andi.
BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Gencarkan Promo Bright Gas, Ajak Warga Beralih LPG Non-Subsidi
Gempur Rokok Illegal--
Menanggapi adanya fenomena antrean di beberapa titik SPBU, Bupati Jember, H. Muhammad Fawait, menilai perlunya edukasi dan transparansi informasi kepada publik. Ia tidak ingin spekulasi liar di tengah masyarakat memicu keresahan.
“Kami ingin memastikan apakah fenomena ini terjadi karena kebutuhan yang benar-benar meningkat atau sekadar reaksi panic buying. Kondisi ini harus dijelaskan secara gamblang kepada rakyat,” kata pria yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.
Gus Fawait juga mengingatkan bahwa ketidakstabilan geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah, sering kali memicu kekhawatiran terhadap ketahanan energi nasional. Namun, ia menekankan bahwa realitas di daerah harus tetap dijaga agar tetap kondusif.
“Dunia memang sedang tidak stabil, namun realitanya stok BBM di Jember aman. Saya berharap Pertamina terus sigap menambah pasokan jika diperlukan, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu,” pungkasnya. (Fbr)