SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kurma menjadi takjil sehat yang hampir selalu ada saat berbuka puasa. Selain karena kandungan gizinya yang baik bagi tubuh, kurma juga merupakan salah satu sunnah Rasul.
BACA JUGA:Kurma Tunisia, Mesir, dan Madinah Favorit Pembeli di Wisata Sunan Ampel Surabaya
Saat bulan Ramadan, buah ini menjadi favorit dan banyak diburu oleh masyarakat. Bahkan, kurma sering disediakan oleh orang-orang yang membagikan takjil.
Mini Kidi Wipes.--
Lantas, apa yang membuat kurma begitu identik dengan Ramadan? Berikut penjelasannya.
1. Landasan Religius
Dalam tradisi Islam, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk berbuka puasa dengan makanan yang manis, khususnya kurma. Hal inilah yang membuat umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, merasa berbuka puasa kurang lengkap tanpa adanya buah ini.
BACA JUGA:Kadindik Jatim Bagikan Ribuan Paket Kurma Raja Salman untuk Insan Pendidikan
2. Kandungan Nutrisi
Dari sisi kesehatan, kurma merupakan makanan yang sangat baik dikonsumsi setelah seharian berpuasa. Gula alami yang terkandung dalam kurma dapat dengan cepat diserap tubuh untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun.
Selain itu, kurma juga mengandung serat yang membantu sistem pencernaan serta mineral yang dapat memulihkan keseimbangan elektrolit dan energi dengan lebih cepat.
BACA JUGA:Ribuan Warga Berbuka dengan Kurma Raja Salman di Masjid Al-Akbar Surabaya, Pecahkan Tiga Rekor MURI
3. Tradisi Memakan dalam Jumlah Ganjil
Nabi Muhammad SAW juga menganjurkan umatnya melakukan berbagai hal dalam jumlah ganjil (witir). Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Allah itu Esa (ganjil) dan menyukai yang ganjil.
BACA JUGA:Kurma Stabilkan Energi