SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Jajaran Polsek Simokerto masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk memastikan penyebab kebakaran yang terjadi di Rusun Sombo, Kecamatan Simokerto.
BACA JUGA:Rusun Sombo Surabaya Membara Dilalap Api, Penghuni Panik
Mini Kidi Wipes.--
Kapolsek Simokerto, Kompol Zainur Rofik, Kamis (26/2), mengatakan hingga kini penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan. "Penyebab kebakaran masih menunggu hasil dari labfor,” ujarnya.
Mantan Kapolsek Sukomanunggal itu menambahkan, peristiwa kebakaran telah berhasil dipadamkan. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat lima kamar di lantai 3 yang terbakar, yakni kamar nomor 306, 307, 308, 309, dan 309-A.
BACA JUGA:Antrean Rusunawa Surabaya Membeludak Capai 10.514 Warga, Pemkot Prioritaskan Keluarga Miskin
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan pihaknya mengerahkan 11 unit mobil tempur dan 6 unit rescue untuk menjinakkan si jago merah.
“Api pokok berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.29. Petugas kemudian melakukan proses pembasahan hingga lokasi dinyatakan kondusif pada pukul 17.34,” terangnya.
Ia menambahkan, sumber api berada di lantai 3. Empat kamar di lantai tersebut terbakar, sementara dua kamar di lantai 4 turut terdampak. Masing-masing kamar memiliki luas sekitar 3 x 7 meter persegi.
BACA JUGA:Tak Bisa Langsung Huni, 64 Warga Masuk Daftar Tunggu Rusunawa Kota Madiun
Empat kamar yang terbakar diketahui dihuni oleh Mat Disuk, Saleh, Surohmah, dan Mudofar. Sedangkan dua kamar di lantai 4 yang terdampak merupakan milik Suminto dan Taufik.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Dalam insiden tersebut, satu orang penghuni mengalami syok dan langsung mendapatkan penanganan medis berupa pemberian oksigen di lokasi kejadian.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di Rusun Sombo pada Rabu (25/2) sekitar pukul 15.53. Kobaran api yang disertai asap tebal sempat membuat panik para penghuni dan warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan petugas. (rio)