BOJONEGORO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengecekan dan pemantauan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok (Bapok) di Kabupaten Bojonegoro untuk memastikan stok aman dan harga terkendali, Minggu, 15 Februari 2026.
BACA JUGA:Satgas Saber Polres Bojonegoro Bersama TPID Sidak Harga Sembako Jelang Ramadan
Kegiatan tersebut menyasar sejumlah titik distribusi dan penjualan guna memastikan stok aman serta harga tetap terkendali di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
Mini Kidi--
Pengecekan dipimpin Kanit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim, Ipda A Zaenan Na’im bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Disperindagkop, Perum Bulog Kabupaten Bojonegoro, serta DKPP. Sinergi lintas instansi ini bertujuan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar tanpa lonjakan harga signifikan.
Lokasi pemantauan meliputi Pasar Kota Bojonegoro, Bravo Swalayan, serta gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro. Tim gabungan memeriksa harga jual di pasar tradisional dan ritel modern sekaligus memantau ketersediaan stok di gudang penyimpanan.
BACA JUGA:Ciptakan Kamtibmas Kondusif Jelang Ramadan, Polres Bojonegoro Terjunkan Personel Patroli Skala Besar
Usai kegiatan, Kanit Pidsus Ipda A Zaenan Na’im menyampaikan hasil pengecekan di Pasar Kota Bojonegoro. Harga beras premium tercatat Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram. Harga gula Rp16.500 per kilogram, minyak goreng kemasan Rp19.000 per kilogram, dan Minyakita Rp15.700 per kilogram.
BACA JUGA:Ramadan Ceria Ala Santri TPA Pondok Pesantren Yasalam
Untuk komoditas hewani, harga daging sapi Rp 115.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, dan telur ayam Rp 30.000 per kilogram. Sedangkan komoditas hortikultura, cabai rawit Rp 95.000 per kilogram, cabai merah Rp40.000 per kilogram, cabai keriting Rp 35.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp 35.000 per kilogram.
Di Bravo Swalayan, harga sejumlah bahan pokok relatif sama dengan pasar tradisional, yakni beras premium Rp 14.900 per kilogram, beras medium Rp 13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp 12.000 per kilogram. Perbedaan tercatat pada harga gula, yaitu Rp 17.500 per kilogram.
BACA JUGA:Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Khofifah Intensifkan Stabilisasi Harga Lewat Pasar Murah di Bojonegoro
Hasil pengecekan di gudang Bulog Kabupaten Bojonegoro menunjukkan stok beras 6.200 ton, Minyakita 250 karton, dan gula Maniskita 10 ton.
“Secara keseluruhan, ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Bojonegoro mencukupi dan harga relatif stabil tanpa kenaikan signifikan menjelang Ramadan 2026. Pemantauan dan pengawasan akan terus dilakukan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ucap Na’im.
Kanit Pidsus juga mengimbau masyarakat berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh isu kenaikan harga atau kelangkaan barang, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penimbunan atau lonjakan harga tidak wajar. (top)