PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah Kota Pasuruan resmi melaunching Angkutan Kota Wisata Pasuruan Ngider (Pasder). Launching inovasi transportasi publik pendukung sektor pariwisata.
Kegiatan ini dilaksanakan di Terminal Wisata, Jumat 13 Februari 2026. Diresmikan langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Lantik Pejabat Administrator, Kepala Sekolah, dan Jabatan Fungsional
Mini Kidi--
Dalam launching tersebut, sebanyak lima unit angkutan kota yang telah dilakukan branding khusus dengan identitas “Angkutan Wisata” diperkenalkan kepada publik.
Pemerintah Kota Pasuruan juga memastikan bahwa proses branding terhadap angkutan kota lainnya akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesiapan armada dan kebutuhan layanan.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Terima PSU Perumahan Tiara Candi 5
Mas Adi menyampaikan bahwa program Angkutan Kota Wisata Pasder merupakan hasil perumusan dan diskusi yang telah dilakukan sejak lama sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan angkutan kota yang selama ini belum digunakan secara maksimal.
“Angkutan wisata ini sudah lama kita rumuskan dan kita diskusikan. Armada sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana pemanfaatannya kita tingkatkan dan kita fokuskan untuk mendukung pariwisata Kota Pasuruan,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama ini aktivitas wisata di Kota Pasuruan lebih banyak mengandalkan becak atau berjalan kaki. Sementara angkutan kota belum dimanfaatkan secara optimal.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Sidak Kawasan Pelabuhan, Tertibkan PKL Nakal
Melalui Pasder, angkutan kota diharapkan kembali menjadi pilihan transportasi masyarakat dan wisatawan.
“Kita melihat minat masyarakat terhadap angkutan kota semakin berkurang. Melalui angkutan wisata ini, kita ingin angkutan kota kembali relevan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Angkutan Kota Wisata Pasder ditetapkan dengan tarif sebesar Rp 6.000 dan diarahkan untuk melayani rute-rute wisata, termasuk wisata religi dan pusat aktivitas masyarakat. Ada sebanyak 5 angkutan yang sudah dibranding menjadi Angkutan Wisata. Di angkutannya ada tulisannya Angkutan Wisata.
BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Serahkan Bantuan Pemberdayaan untuk Dorong Penerima Manfaat Naik Kelas