Kentut Bau? Bisa Jadi Alarm Gangguan Pencernaan yang Tak Boleh Diabaikan

Sabtu 07-02-2026,01:00 WIB
Reporter : Mg/Fitria Nafa
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Selain itu, jika kentut berbau tidak sedap ini terjadi secara terus menerus, biasanya akan disertai dengan kembung, diare, sembelit, atau nyeri perut. Hal inilah yang kemudian dipahami oleh masyarakat awam dengan istilah “usus kotor”.

BACA JUGA:Benarkah Tidur 8 Jam Ideal bagi Tubuh? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Namun, ada juga jenis kentut berbau tidak sedap yang normal terjadi. Jika kentut itu berbau tidak sedap dan saat dikeluarkan tidak berbunyi, kentut seperti ini biasanya disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung belerang seperti kol, brokoli, kangkung, pakcoy, perbawang-bawangan, serta berbagai macam protein seperti telur dan daging. 

BACA JUGA:Beras Merah vs Beras Putih, Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Jangka Panjang

Selain itu, kentut yang berbau tak sedap juga bisa disebabkan oleh kebiasaan makan yang terlalu cepat, kurang mengonsumsi air minum, serta jarang mengonsumsi buah dan sayur.

BACA JUGA:Pengobatan Tradisional Bekam, Terlihat Mengerikan Namun Bermanfaat

Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatan sistem pencernaan kita, terutama usus kita dengan menjaga pola makan seimbang, mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, minum air putih yang cukup, serta rajin beraktivitas. (Mg/Fitria Nafa)

Kategori :