Sidoarjo, memorandum.co.id - Anggota Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan mendesak Pemkab Sidoarjo segera menindaklanjuti hasil kesepakan dengan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) terkait jadwal pelaksanaan pilkades serentak 2020. “Kalau memang mau ada rapat dengan forkopimda, ya segera dilakukan supaya kesepakatan itu tidak menggantung dan segera mendapatkan kepastian,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Jumat (3/7). Apalagi informasi terkait rencana tanggal pelaksanaan pilkades yang disepakati 6 September 2020 tersebut juga telah menjadi santapan publik melalui berbagai media massa maupun media sosial. “Saya saja tahunya dari media dan medsos,” jelas legislator asal PKB tersebut. Karena itu sudah selayaknya pemkab segera mematenkan tanggal tersebut dengan menerbitkan perbup sekaligus dengan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya agar tidak membingungkan aparat pemerintah yang ada di bawahnya, terutama PJ kepala desa serta panitia pilkades. Sebab, pelaksanaan pilkades kali ini memiliki perbedaan mendasar dibanding sebelumnya karena harus menerapkan protokol kesehatan untuk memberikan jaminan pada panitia pelaksana, calon kepala desa, pendukungnya, maupun warga yang memiliki hak suara. “Contoh saja, untuk kampanye yang sesuai dengan protokol kesehatan itu yang bagaimana? Ini khan harus dijelaskan dengan rinci agar jangan timbul persoalan di lapangan antara panitia dengan cakades,” sebut mantan ketua DPRD Sidoarjo itu yang akrab dengan panggilan Mas Wawan itu. Ungkap senada juga sempat disampaikan Ketua Komisi A, Subandi yang dihubungi terpisah. Ia mengatakan Pilkades kali ini memang lebih rumit karena penyelenggaraannya yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19. “Aturan teknisnya memang harus detil, terutama soal protokol kesehatan tadi. Apalagi ini khan masih ada beberapa tahapan yang belum dilakukan pihak panitia pilkades yang terhentik karena kasus covid itu,” tambah wakil rakyat yang berangkat dari Kecamatan Sedati tersebut. Dijelaskannya, selain masa kampanye bagi calon kepala desa, panitia juga harus mendata ulang jumlah pemilih baru yang timbul akibat penundaan pilkades yang berlangsung sekitar 5 bulan tersebut. Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Fredik Suharto menyatakan, belum mendapatkan indormasi terkait jadwal rapat lanjutan untuk membahas pilkades dengan forkopimda, terutama Kapolresta, komandan kodim, dan juga Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo. “Tunggu nggih, sabar. Sampai sekarang belum ada informasi jadwalnya,” jelas mantan Camat Waru itu saat dihubungi melalui telepon selulernya.(lud/jok/tyo)
Legislator Komisi A Desak Pemkab Sidoarjo Percepat Jadwal Rakor Pilkades
Jumat 03-07-2020,18:16 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 17-07-2026,10:37 WIB
Atasi Banjir dan Jaga Air Tanah, Mahasiswa KKN Unisla Pasang Sumur Biopori di Tawangrejo
Jumat 17-07-2026,08:43 WIB
Firasat sang Kakak dan Jeritan Histeris Dobrak Mobil Tabrak Truk di KM 72 Tol Singosari-Surabaya
Jumat 17-07-2026,06:59 WIB
Belum Ada Appraisal, Ratusan PKL Kalijudan di-Deadline Bayar Sewa Aset Pemkot Rp5,1 Juta
Jumat 17-07-2026,10:19 WIB
LPMK Jelaskan Perubahan SWK Jadi Pasar Kalijudan Mandiri serta Skema Uang Pendaftaran dan Sewa Stan
Jumat 17-07-2026,08:48 WIB
Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri Dimatangkan, Pemkab Gresik Masuki Tahap Pengadaan Tanah
Terkini
Jumat 17-07-2026,21:18 WIB
Piala Soeratin 2026 Digelar di Situbondo, Askab PSSI Cari Talenta Muda ke Tingkat Jatim
Jumat 17-07-2026,21:15 WIB
Don Ritto Ditahan Kejagung usai Dilimpahkan Polri dalam Kasus Dugaan TPPU
Jumat 17-07-2026,21:12 WIB
Sri Wahyuni Dorong Penguatan Perda P4GN usai Pengungkapan 5,4 Kg Sabu di Jatim
Jumat 17-07-2026,21:09 WIB
Baru Dua Hari Menjabat, Kapolresta Tuban Ungkap Kasus Pencurian, Kekerasan Seksual Anak, dan Narkoba
Jumat 17-07-2026,21:05 WIB