MEMORANDUM.DISWAY.ID-Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengingatkan timnya agar menunjukkan ketenangan yang lebih baik dalam mengunci kemenangan, meski berhasil meraih hasil krusial 2-1 atas Brighton & Hove Albion di Stadion Emirates, Sabtu.
Kemenangan tersebut membawa The Gunners kembali ke puncak klasemen Liga Inggris. Namun, tiga poin itu diraih dengan perjuangan keras setelah Brighton bangkit di babak kedua.
Gol Diego Gómez pada menit ke-64 sempat menekan Arsenal, yang sebelumnya unggul lewat gol pertama Martin Ødegaard musim ini serta gol bunuh diri Georginio Rutter.
Situasi kian menegangkan ketika kiper Arsenal, David Raya, harus melakukan penyelamatan gemilang dengan satu tangan untuk menggagalkan peluang emas pemain pengganti Brighton, Yankuba Minteh, pada menit ke-76.
Aksi tersebut menjadi kunci Arsenal bertahan hingga laga usai, sekaligus melanjutkan tren kemenangan setelah sebelumnya menundukkan Wolves dan Crystal Palace.
Arteta mengakui, situasi kebobolan di menit-menit akhir kembali menjadi ujian mental bagi timnya. Ia menilai Arsenal harus lebih mampu mengendalikan permainan dan tetap tenang saat tekanan meningkat.
“Ketika Anda kebobolan di fase akhir pertandingan, seperti yang terjadi sebelumnya melawan Crystal Palace, tentu situasinya tidak mudah. Tapi tim harus mampu melewati momen seperti itu dengan normal, tetap tenang, dan memahami bahwa jika tidak cukup efisien dalam menyerang, maka pertahanan harus tampil sangat solid,” ujar Arteta seperti dilansir ESPN.
Menurutnya, semangat untuk menang yang besar terkadang justru membuat pemain terlalu khawatir kehilangan keunggulan.
Karena itu, Arteta menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara keinginan menyerang dan ketenangan dalam mengelola permainan.
“Kami harus terus bermain untuk mencetak gol. Seharusnya kami bisa menambah gol ketiga. Ketenangan dan kualitas dalam menyelesaikan pertandingan menjadi hal yang wajib ditingkatkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Arteta juga mengungkap kabar kondisi pemain.
Riccardo Calafiori mengalami masalah otot saat sesi pemanasan, sementara Jurriën Timber harus ditarik keluar menyusul keluhan yang muncul usai latihan pada Jumat, meski detail cederanya belum dijelaskan secara rinci.