Surabaya, memorandum.co.id - Ketua Gugus Tugas Kuratif Penanganan Covid-19 Prov. Jatim, dr. Joni Wahyuhadi menegaskan bahwa jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya mencapai 1.097 pasien. Dari jumlah tersebut, sebanyak 865 pasien atau 79 persennya adalah warga Kota Surabaya. Sedang sisanya, 232 pasien atau 21 persennya berasal dari luar Kota Pahlawan, seperti dari beberapa daerah di Jatim, Jateng, Jabar sampai Maluku. “Dari masyarakat Jatim yang terbanyak adalah dari Surabaya. Yaitu dari 1.097 itu 865 orang atau 79 persen itu orang Surabaya. Non Surabaya sebanyak 21 persen,” jelas dr. Joni Wahyuhadi. Joni menjelaskan, utilitas ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Dr Soetomo telah disiapkan 232 bed. Jumlah tersebut telah terisi 232 pasien. “Ini pembagiannya ada di ICU, ada yang di HCU, dan ada yang di low care unit. Kami berharap tidak ada gelombang kedua atau second wave,” kata Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya itu. Mengenai ketersediaan alat pelindung diri (APD) di RSUD Dr Soetomo Surabaya sendiri stoknya aman. Masker bedahnya mencapai 156 ribu. “Kebijakannya kami tidak mau menyimpan di gudang terlalu banyak. Karena kalau disimpan di gudang terlalu banyak, bisa berisiko. Risiko hilang, terbakar. Jadi kalau mau habis atau persediaan menipis, kami beli atau minta ke Gugus Tugas Pusat, mengirim surat ke Kementerian Kesehatan,” tegasnya. Joni menuturkan, RSUD dr. Soetomo juga banyak menerima sumbangan. Semua sumbangan bisa diterima sesuai dengan aturan. “Semua sumbangan itu kita catat dan oleh KPK minta diupload. Kita upload dengan perkiraan harganya,” katanya. *RSUD Soetomo Sambut Tangan Terbuka Pemkot Surabaya* Pada kesempatan yang sama, Joni mengatakan, RSUD dr. Soetomo selalu menerima Pemkot Surabaya dengan baik. Bahkan, pihaknya juga menerima dengan tangan terbuka. "Sebelumnya koordinasi telah dilakukan terkait permasalahan Covid-19 dan tracing. Bahkan telah melakukan pertemuan Kadinkes Kota Surabaya pada tanggal 22 Juni 2020," ujar dr. Joni. Lebih lanjut Joni menegaskan, RSUD dr. Soetomo sendiri sangat terbuka bagi siapapun, termasuk Pemkot Surabaya. Buktinya, rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut telah mengirimkan dr. Soedarsono selaku Ketua Tim Pinere RSUD dr. Soetomo bersama dengan tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dan Jatim berkunjung ke Pemkot Surabaya, Senin (29/6). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah koordinasi dengan yang baik dan terbuka. Terutama dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Surabaya. "Kami sudah melakukan itu," sebut Joni. Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin dinilai tak melakukan koordinasi. Terutama dengan Pemkot Surabaya. "Kita tetep dekat di hati antara Soetomo dengan Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya. Satu bahasa Satu Rasa dalam menyelesaikan ini sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi," tegasnya. (yok)
79 Persen Pasien Covid-19 RSUD Dr Soetomo Warga Surabaya
Selasa 30-06-2020,13:26 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 08-11-2026,07:20 WIB
Silaturahmi Kebangsaan Bersama Wakil Rais Aam PBNU: Merawat Harmoni, Menyemai Simfoni Peradaban
Minggu 08-11-2026,14:08 WIB
Perjalanan Dita Anesya Solois Asal Kalisat Jember, dari Panggung Lokal Hingga Album Satu Pesan
Minggu 08-11-2026,10:34 WIB
Langgar Jam Operasional di Kalianak dan Karang Tembok, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tindak 15 Truk
Minggu 08-11-2026,14:27 WIB
Polda Jatim Ajak Jemaat Jaga Keluarga dari Bahaya Narkoba Lewat Minggu Kasih di GKI Rungkut Asri
Minggu 08-11-2026,13:45 WIB
Dugaan Pencurian Solar Truk Sampah DLH Surabaya Terbongkar, Berlangsung Hingga 5 Tahun
Terkini
Senin 09-11-2026,00:00 WIB
Kiai Sepuh di Pasuruan Sampaikan Lima Seruan Kebangsaan soal Penyadapan Prabowo
Minggu 08-11-2026,23:06 WIB
TPS Perkuat Kesiapsiagaan Petugas Operasional Surabaya Lewat Pelatihan Basic Life Support
Minggu 08-11-2026,22:46 WIB
Ribuan Akun WhatsApp dan Telegram Dijual ke Jaringan Judi Kamboja, Pakar Hukum Desak Bandar Dibongkar
Minggu 08-11-2026,21:41 WIB
Penyalahgunaan NIK dan Kartu SIM Ancam Data Pribadi, Pakar Hukum UmSura Minta Negara Bertindak
Minggu 08-11-2026,21:05 WIB