Surabaya, Memorandum.co.id - DPRD Jawa Timur mendorong Raperda tentang Perlindungan Obat Tradisional bisa menjadi salah satu rujukan kebutuhan tetapi obat selain obat kimiawi. Dorongan ini dilakukan agar potensi tanaman toga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pengobatan penyakit di era pandemi covid-19. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur, Kodrat Sunyoto menjelaskan, potensi tanaman toga di 38 kabupaten/kota se-Jatim bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pengobatan non kimiawi. Ia menyebutkan, obat tradisional menjadi kebutuhan mendesak ditengah pandemi Corona saat ini. "Potensi obat tradisional bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tetapi obat oleh tenaga medis. Selain pengobatan kimiawi," terang Kodrat Sunyoto, Kamis (11/6/2020). Kodrat juga menyampaikan, potensi sumber daya alam dari obat tradisional ini nanti juga bisa mendorong pelaku UMKM di pedesaan. Untuk itu, Fraksi Golkar berharap Pemprov Jatim bisa menggandeng dan mendayagunakan UMKM. "Kami berharap keterlibatan UMKM bisa mendayagunakan potensi tanaman toga sebagai bahan obat tradisional," tandas Kodrat. Kodrat yang juga Ketua DPD Ormas MKGR ini menambahkan, perlu pendampingan secara khusus terhadap pelaku UMKM. Sehingga mereka mampu memenuhi kebutuhan produksi obat tradisional yang sesuai dengan standar kesehatan. Kodrat menyayangkan potensi besar obat tradisional ternyata kurang booming di Indonesia. Tapi sayangnya Indonesia justru impor dalam pemenuhan obat-obatan dengan harga yang cukup mahal. Kedepannya dengan adanya Perda tentang Perlindungan Obat Tradisional ini, Jatim akan menjadi pilot projet dalam mengembangkan sejumlah obat tradisional dalam pengobatan di rumah sakit. Bahkan DPRD Jatim melalui Menkes berjuang agar obat tradisional bisa masuk dalam katalog di BPJS. (day)
Fraksi Golkar Berjuang Tingkatkan Manfaat Obat Tradisional
Kamis 11-06-2020,15:56 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,21:56 WIB
TNI AD Investigasi Penyebab Ledakan Gudang Munisi di Madiun
Kamis 16-07-2026,21:52 WIB
Bakar Daun Tebu Kering, Nenek di Blitar Tewas Terjebak Kobaran Api
Kamis 16-07-2026,21:19 WIB
Ekonomi Lumajang Tumbuh 5,35 Persen pada 2025 di Tengah Tantangan Pembangunan
Kamis 16-07-2026,21:25 WIB
Pasca Putusan Pengadilan, Jalan Tembus Soehat-Candi Panggung di Malang Segera Beroperasi
Kamis 16-07-2026,21:16 WIB
Ledakan Gudang Munisi di Madiun Tewaskan Satu Prajurit TNI AD, Enam Personel Jadi Korban
Terkini
Jumat 17-07-2026,20:56 WIB
Sepekan Kebakaran Pasar Agrobis Babat Lamongan, Penyebab Masih Diperiksa Labfor Polda Jatim
Jumat 17-07-2026,20:53 WIB
Fraksi Demokrat Terima Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Jatim 2025
Jumat 17-07-2026,20:00 WIB
Layanan Adminduk Gratis, RT/RW Dilarang Kaitkan dengan Iuran Kampung
Jumat 17-07-2026,19:58 WIB
Suamiku Tergoda Janda Kaya (6): Penyesalan Terlambat dan Karma Sang Lelaki Kufur
Jumat 17-07-2026,19:45 WIB