BACA JUGA:Pastikan Aman Stok Bapokting di Kota Malang, Wali Kota bersama Wawali dan Dandim Petik Cabai
Karenanya, Wawali mendorong para aktivis muda agar mengambil peran nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi.
"Ada peran teman-teman yang belum terisi, tentang ketahanan energi dan ketahanan pangan.” jelasnya.
BACA JUGA:Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda, Wawali Kota Malang Ali Muthohirin Ajak Warga ada dalam Satu Saf
Saat ini, menurutnya yang dapat dikerjakan adalah ketahanan pangan. Apabila organisasi aktivis ini menggerakkan kader-kadernya, membentuk kelompok-kelompok tani dan jejaringnya dimanfaatkan di berbagai level.
“Isu kedaulatan pangan ini bisa terselesaikan, namun apakah ini sudah dilaksanakan? Kira-kira apakah mahasiswa ini mau menjadi kelompok tani?” kata Wawali Ali Muthohirin.
BACA JUGA:Temui Warga Embong Brantas, Cawawali Kota Malang Mas Dim Sampaikan Ini
Untuk itu, Wawali mengajak para aktivis muda untuk menjadi agen of change yang sesungguhnya, tidak hanya bersuara, tetapi juga bergerak dan berdampak. Peran para aktivis ini dapat berkontribusi pada percepatan pembangunan.
"Artinya ketahanan pangan ini harus kita siapkan. Mengisi di situ maka jangan hanya menjadi penonton. Kecuali, teman-teman masih mau menafsirkan agen of change itu sebagai kritikus saja. Bukan kemudian sebagai aktivis yang langsung terjun ke masyarakat, untuk memulihkan ini semua dan menyukseskan ketahanan pangan.” urai Wawali Ali Muthohirin. (pkp/ari)