Surabaya, Memorandum.co.id - Meski saat ini M Sidik Sarjono sudah disidang, namun masih ada lima kasus yang melaporkan Dirut PT Cahaya Mentari Pratama (CMP) ini. Kali ini, lima surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sudah diterima penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. Kelima korban melaporkan Sidik Sarjono ke Polrestabes Surabaya dalam kasus dugaan penipuan jual beli perumahan Multazam Islamic Residence (MIR) yang mencatut nama ustaz Yusuf Mansyur. “Masih kami pelajari,” ujar Kasubsi Penuntutan Pidum Kejari Tanjung Perak Sulfikar, Jumat (10/4/2020). Disinggung apakah ada yang sudah tahap I, Sulfikar menambahkan bahwa belum ada satupun yang tahap I. “Belum. Nanti saya cek lagi. Kalau tahap dua yang saat ini sudah disidang,” jelasnya. Sementara itu, Kasi Pidum EKo Budisusanto menambahkan, bahwa dari semua korban dengan tersangka atas nama M Sidik Sarjono. “Tersangka yang dilaporkan sama (M Sidik Sarjono, red),” tambah Eko. Seperti diketahui, di sidang M Sidik Sarjono pada Selasa (7/4), jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan dua saksi yaitu pasangan suami istri (pasutri) Judhy Syahirul Alim dan Euis Kartini Puspitasari. Dalam kesaksiannya waktu itu, mereka mengaku bahwa terdakwa hanya mengembalikan Rp 3 juta dari kerugian Rp 370 juta. Hingga akhirnya mereka melaporkan ke Polrestabes Surabaya. Saat dalam penyidikan, pengacara Sidik saat itu meminta perdamaian. Sidik akhirnya melunasi kerugian Rp 370 juta. Sementara itu, pengacara Sidik, I Putu Bagus Uta Dharma Susila menyatakan, uang korban sudah dikembalikan semua sebelum Sidik ditangkap polisi. Uang itu dikembalikan 28 Desember 2019 dan Sidik ditangkap pada 3 Januari. Saat pengembalian juga sudah ada perjanjian yang menyebutkan bahwa kedua korban harus mencabut laporannya ke polisi jika uang sudah dikembalikan. "Mulai dari awal mereka membeli rumah semua sudah ada perjanjian. Mereka semestinya mencabut laporan setelah uanh dikembalikan tapi tidak dilakukan. Tidak ada penipuan, kalaupun ada mungkin wanprestasi dan itu masuk ranah perdata," ujar Putu. (fer/day)
Kasus Perumahan Multazam Islamic Residence Siap Menyeret Dirut CMP
Jumat 10-04-2020,20:20 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 19-10-2026,20:58 WIB
Patroli Gabungan Satpol PP Kota Madiun Sasar Toko Kelontong, Rokok Ilegal Nihil Temuan
Senin 19-10-2026,20:51 WIB
Edarkan Tembakau Sintetis, Bima Saputra Dituntut 7 Tahun Penjara dan Denda Rp 600 Juta
Senin 19-10-2026,21:32 WIB
Polusi Debu PT CIMP Lamongan Diprotes Warga, DLH Jatuhkan Sanksi
Senin 19-10-2026,21:25 WIB
Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes Kediri, Motivasi Santri dan Ingatkan Bahaya Bullying
Senin 19-10-2026,21:11 WIB
Finalis Cak Surabaya 2019 Terjerat Kasus Sabu, Pemkot Cabut Gelar
Terkini
Selasa 20-10-2026,19:05 WIB
Jatim Jajaki Investasi AS di Luar Sektor Tambang, Bidik Pertanian hingga Peternakan
Selasa 20-10-2026,18:46 WIB
Jembatan Branjangan Sempit, Sopir Truk Surabaya Bisa Rugi Rp1 Juta Sehari
Selasa 20-10-2026,18:45 WIB
DPRD Surabaya Apresiasi Penertiban 477 Reklame Liar, Desak Evaluasi Target Pajak
Selasa 20-10-2026,18:43 WIB
Guru SMPN 2 Lamongan Diduga Lecehkan Siswa, Sekolah Diminta Lindungi Korban
Selasa 20-10-2026,18:39 WIB