Bangkalan, Memorandum.co.id - Instruksi Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH agar semua polsek jajaran di 17 kecamatan menindaklanjuti Maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam upaya mencegahpenyebaran coronavirus disease 2019 (Covid- 19) direspons dengan sigap. Petugas gabungan dari polsek dan babinsa Kecamatan Tragah mendatangi sekeluarga asal Dusun Gundul, Desa Soket Laok, yang baru datang dari Bandung, Jumat (3/4). “Satu keluarga warga Madura perantauan itu terdiri dari 8 orang. Mereka datang menggunakan kereta api,” kata Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP M Bahrudi. Melalui pedekatan persuasif dan humanis, anggota Polsek dan Babinsa Tragah sekitar pukul 11.00, satu keluarga tersebut dibawa ke Puskesmas Kecamatan Tragah. Sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19, mereka harus menjalani screening (pemeriksaan) kesehatan. Syukurlah, mereka menuruti imbauan dari petugas. Dibantu tim medis dari puskesmas, ke delapan keluarga satu per satu menjalani pemeriksaan suhu badan dengan thermal gun, serta mendapat semprotan cairan disinfektan. ”Alhamdulillah, kondisi mereka sehat,” ungkap Bahrudi. Usai menjalani screening, mereka diantar petugas kembali pulang ke rumah. Mereka diedukasi agar melakukan karatina keluarga selama 14 hari. Tidak hanya itu, kepada keluarga itu, petugas Puskesmas Kecamatan Tragah menginstruksikan agar setiap hari rutin mengkonsumsi vitamin C, minum air hangat minimal 1,5 liter setiap hari. Juga disarankan agar berjemur di bawah sinar mata hari pada kisaran pukul 09.00 - 10.00. Sedangkan kepada kepala desa dan perangkat Desa Tragah, baik anggota polsek, babinsa dan petugas medis Puskesmas, meminta agar satu keluarga yang baru datang dari Bandung itu dipantau rutin. “Jika menunjukkan gejala demam, pilek, batu dan apa lagi disertai sesak nafas ringan, aparat desa diminta segara melapor ke Puskesmas Tragah,” pungkas Bahrudi. Sementara itu, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra memerintahkan kepada semua jajarannya untuk mendata setiap warga Madura perantauan yang pulang kampung, utamanya mereka yang datang daerah red zone, jangan sampai lepas dari pantauan. ”Semuanya harus menjalani screening kesehatan sebelum masuk dan pulang ke kampung mereka masing-masing. Itu harus dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan,” singkat Rama. (ras/fer/gus)
Polsek dan Babinsa Tragah Bangkalan Screening Warga Pendatang
Sabtu 04-04-2020,05:25 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 31-07-2026,20:39 WIB
Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo, Sujarno Akui Terima Uang Hasil Penambangan
Jumat 31-07-2026,11:54 WIB
Makan Bergizi Gratis Berujung Keracunan: Menu Disantap Senin, Kasus Baru Terendus Dinkes pada Rabu
Jumat 31-07-2026,14:16 WIB
Dedikasi Tanpa Henti Berbuah Penghargaan, Kapolsek Padas Naik Pangkat Pengabdian
Jumat 31-07-2026,17:28 WIB
Demo Berakhir di Polrestabes Surabaya, PSHT Diajak Polisi Buru DPO Pelaku Pembacokan
Jumat 31-07-2026,10:27 WIB
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Jombang Resmi Dibuka, Bupati Warsubi: Kesempatan Wujudkan Generasi Berprestasi
Terkini
Sabtu 01-08-2026,07:42 WIB
Sidang Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo: PH Soroti Permendagri 2016 Dipakai untuk Kasus Tahun 2015
Sabtu 01-08-2026,06:02 WIB
Terpeleset di Jurang Terjal, Pertapa di Situbondo Ditemukan Tewas Berkat Aksi Anjing
Jumat 31-07-2026,22:08 WIB
KJS Luncurkan Madura Ethnic Carnival 2026, Angkat Kejayaan Keraton Sumenep
Jumat 31-07-2026,22:06 WIB
KPTG Laporkan Dugaan Tanah Terlantar PT Garam ke ATR/BPN Sumenep
Jumat 31-07-2026,22:03 WIB