SURABAYA - Para korban pembelian apartemen yang tergabung dalam Peguyuban Customer Sipoa (PCS) terus mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim untuk membatalkan upaya banding putusan tiga bos Sipoa. Selama tiga hari, ratusan korban menggelar demo. Seperti Rabu (20/2), massa bersikukuh untuk bisa menemui pimpinan Kejati Jatim. "Kami masih menggelar aksi dan menduduki kejati sampai mendapatkan jawaban sesuai dengan harapan," ujar Humas PCS Ary Istingtyas Rini. Tambah Ary, selama ini pihaknya hanya ditemui perwakilan dari Kejati Jatim dan belum ada jawaban. "Mereka masih akan menyampaikan ke pimpinan dulu. Dan sampai saat ini belum ada titik temu," pungkas Ary. Seperti kemarin, meski diguyur hujan, para korban ini tetap bertahan sambil menggunakan payung. Mereka tetap berteriak dan menuntut haknya untuk dipenuhi. Dari amar putusan hakim bahwa Aris Birawa, Klemen Sukarno Candra, dan Budi Santoso divonis 6 bulan penjara. Selain itu, untuk barang bukti yang disita dikembalikan kepada pemilik. (fer/tyo)
PCS Kembali Duduki Kejati Jatim
Rabu 20-02-2019,12:00 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 10-09-2026,13:29 WIB
Kesaksian Tetangga Temukan Ibu Muda Gantung Diri di Warung Madura Siwalankerto
Kamis 10-09-2026,15:36 WIB
Miris, Miras Picu Dua Kecelakaan di Surabaya dalam Semalam
Kamis 10-09-2026,17:28 WIB
Gandeng Dokkes dan Satreskoba, Polisi Selidiki Obat Pengemudi Alpard Penyebab Kecelakaan Beruntun
Kamis 10-09-2026,16:46 WIB
Rutan Kelas I Surabaya Gagalkan Penyelundupan Sabu di Toples Bercampur Kerupuk
Kamis 10-09-2026,15:21 WIB
Eks Bankir Residivis Dituntut 3 Tahun 3 Bulan, Tipu Nasabah Rp5 Miliar Lewat Deposito Bodong
Terkini
Jumat 11-09-2026,11:46 WIB
Cegah Karhutla di Ngawi, Polsek Pitu Pasang Maklumat hingga Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Ngancar
Jumat 11-09-2026,11:43 WIB
Target 87 Persen LP2B Tercapai Sebelum 2029, Menteri Nusron Apresiasi Kinerja Jajaran
Jumat 11-09-2026,11:33 WIB
Pastikan Tepat Sasaran, Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Dirut Bulog Salurkan 7.542 Ton Beras di Kediri
Jumat 11-09-2026,11:20 WIB