Bangkalan, Memorandum.co.id - Tidak ada lagi toleransi. Dipimpin Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH, aparat patroli gabungan Polres,TNI dan Satpol PP akhirnya bertindak tegas. Sebanyak 31 warga yang tertangkap basah masih mokong cangkrukan membentuk kerumunan publik, Jumat (27/3) dini hari digaruk petugas. Mereka digelandang ke Mapolres Bangkalan. “Malam ini tak ada kompromi lagi. Siapapun yang masih nekat cangkrukan dalam bentuk kelompok, malam hari harus kami tangkap,” kata Rama, sapaan akrab Kapolres. Menurut Rama, sesuai amanah Maklumat Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, komunitas warga yang masih mokong membentuk simpul-simpul keramaian di tengah pemberlakuan social distancing, harus ditangkap dan diamankan oleh petugas. Tindakan tegas harus dilakukan. Tidak bisa ditawar-tawar lagi. Targetnya ,merujuk pada satu tujuan. Yakni berupaya memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang semakin masif. Termasuk di Kabupaten Bangkalan. Atau dengan kata lain, tindakan aparat tim patroli gabunngan Jumat dini hari kemarin, semata-mata untuk menyelamatkan rakyat agar tidak sampai terpapar Covid-19. Seperti tiga hari sebelumnya, Kamis (26/3) malam mulai pukul 20.30, Kapolres AKBP Rama Samtama Putra, kembali turun langsung memimpin tim gabungan patroli skala besar Polres, TNI, Satpol PP dan BPBD. Seluruh lokasi yang menjadi basis keramaian seperti kafe, restoran, rumah makan, warung kopi dan lapak kuliner lesehan di seantero Kota Bangkalan kembali disisir petugas. Ternyata, hingga pukul 00.30, masih ada saja kerumunan warga. Mereka asyik mengobrol. Kali ini, tidak seperti malam-malam sebelumnya, petugas patroli gabungan tak lagi bersikap lunak dengan cara-cara persuasif dan humanis. Mereka langsung digaruk dan digelandang ke Mapolres Bangkalan menggunakan beberapa mobil patroli. “Itu harus kami lakukan. Sebab pada malam-malam sebelumnya, sudah kami imbau dengan cara persuasif agar jangan keluar rumah, dan apa lagi cangkrukan. Ehh..teryata masih ada saja warga yang bandel. Ya malam ini terpaksa kami tangkap,” tegas Rama. Di Mapolres, sebanyak 31 warga yang terciduk tim patroli gabungan kembali mendapat arahan lebih detail tentang maksud dan tujuan pemberlakukan social distancing. Kasubbag Humas AKP M Bahrudi menambahkan bahwa puluhan warga yang diamankan diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan.”Ancaman minimalnya empat bulan dua minggu. Itu diatur dalam pasal 218 KUHP,” singkat M Bahrudi. (ras/fer/gus)
Mokong, 31 Warga Dibawa ke Mapolres Bangkalan
Sabtu 28-03-2020,07:25 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,15:00 WIB
Markas Curanmor di Margomulyo Surabaya Digerebek Resmob
Jumat 05-06-2026,14:23 WIB
Ide Bekal Simpel dan Bergizi untuk Anak yang Anti Sayur
Jumat 05-06-2026,15:22 WIB
19 Dapur SPPG Disuspensi, Satgas MBG Situbondo Desak Pembenahan Total
Jumat 05-06-2026,13:50 WIB
Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Cs Digelar 11 Juni, KPK Siap Beberkan Dakwaan
Jumat 05-06-2026,14:17 WIB
Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mojokerto Sapa Generasi Digital Lewat Esports dan Kreativitas
Terkini
Sabtu 06-06-2026,12:34 WIB
Sinergi Ketahanan Pangan, Kapolsek Lumajang Kota Turun Langsung Dampingi Petani
Sabtu 06-06-2026,11:59 WIB
Polres Ngawi Tingkatkan Patroli, Tindak Balap Liar dan Knalpot Brong
Sabtu 06-06-2026,11:43 WIB
Terapis Superior Spa Embat Duit Pengusaha Surabaya, Pengacara: Ada Hubungan Spesial
Sabtu 06-06-2026,10:58 WIB
Operasional RPH Tambak Osowilangun Dimulai, Ratusan Sapi Dipotong dalam Empat Hari
Sabtu 06-06-2026,10:32 WIB