iklan ulta memorandum

IKAPETE Jatim Dukung Kapolri Bersihkan Internal Polri

IKAPETE Jatim Dukung Kapolri Bersihkan Internal Polri

Ketua PW IKAPETE Jatim, KH Roisudin Bakri, didampingi Sekretaris KH Moh Saiful Bachri.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Penegakan hukum di tubuh Polri mendapat dukungan dari Pengurus Wilayah Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (PW IKAPETE) Jawa Timur. Organisasi alumni pesantren tersebut mengapresiasi langkah tegas Kapolri dalam menindak anggota yang diduga terlibat penyadapan ilegal terhadap pejabat tinggi negara.

Ketua PW IKAPETE Jatim KH Roisudin Bakri didampingi Sekretaris KH Moh Saiful Bachri menyatakan, penindakan terhadap sejumlah perwira Polri yang telah ditetapkan sebagai tersangka merupakan bukti bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

BACA JUGA:PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Setop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar Ke-35 NU

"Kami dari keluarga besar alumni Pesantren Tebuireng di Jawa Timur mengapresiasi dan mendukung penuh komitmen ketegasan Kapolri. Penegakan hukum secara internal ini mencerminkan prinsip keadilan objektif yang menjunjung tinggi nilai amar makruf nahi mungkar. Hukum harus tegak lurus, sekalipun harus menindak anggota internal Korps Bhayangkara," ujar KH Roisudin Bakri dalam keterangan resminya, Rabu 4 November 2026.


Mini kidi--

Tokoh yang akrab disapa Cak Rois itu menilai, ketegasan Polri dalam menindak anggotanya menjadi momentum penting untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Menurut dia, upaya membersihkan institusi dari oknum yang menyalahgunakan kewenangan merupakan bagian penting dari reformasi internal kepolisian.

Sementara itu, KH Moh Saiful Bachri mengimbau seluruh jaringan alumni Tebuireng, santri, dan masyarakat Jawa Timur agar tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi maupun informasi yang beredar di media sosial.

BACA JUGA:IKAPETE Jatim Didorong Bentuk Koperasi, Ketua DPRD Soroti Potensi Ekonomi Alumni

Dia mengingatkan, kasus penyadapan ilegal tersebut merupakan persoalan sensitif yang berpotensi memicu kegaduhan apabila disikapi tanpa kehati-hatian.

"Kami meminta seluruh alumni Tebuireng dan masyarakat Jatim tetap menjaga kondusivitas, memercayakan proses hukum kepada penyidik, serta mengedepankan asas praduga tak bersalah," tegasnya.

Selain mengajak masyarakat menjaga ketenangan, PW IKAPETE Jatim juga mendorong jajaran pengurus, alumni, dan santri untuk mengawal proses penegakan hukum melalui pendekatan spiritual.

BACA JUGA:Pengurus Baru IKAPETE Dilantik, Alumni Pesantren Tebuireng Didorong Terus Berkontribusi

Upaya tersebut diwujudkan dengan memperbanyak doa, menggelar istighotsah, serta membaca qunut nazilah. Langkah ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama untuk memohon keselamatan bangsa sekaligus kelancaran proses penegakan hukum.

"Kami mengajak seluruh elemen pesantren dan masyarakat memperbanyak doa, menggelar istigasah, serta membaca qunut nazilah. Semoga bangsa kita dijauhkan dari segala fitnah dan aparat penegak hukum diberi kekuatan untuk menyelesaikan persoalan ini dengan seadil-adilnya," pungkas KH Moh Saiful Bachri.

Sumber:

Berita Terkait