Mata Elang Pengawasan Terpasang, Lapas Jember Perketat Pengamanan di Titik Vital
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Jember, Syaifur Rachman, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Ibnu Fajar, Awasi pemasangan CCTV--
JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID - Langkah antisipasi dan deteksi dini gangguan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kini resmi diperketat. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penambahan dua unit kamera Closed Circuit Television (CCTV) berteknologi tinggi yang langsung diintegrasikan ke dalam sistem pengawasan pusat, Senin, 2 November 2026.
​Perangkat pengawasan anyar ini merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang didistribusikan langsung oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur. Kehadiran infrastruktur digital ini tidak hanya berfungsi memperkuat pengamanan internal, tetapi juga memungkinkan pihak Kanwil untuk memantau situasi dan aktivitas di dalam lapas secara real-time dari jarak jauh.
BACA JUGA:Panen Raya Sawi Hijau, Warga Binaan Lapas Jember Rajut Asa Kemandirian

Mini kidi--
​Tidak tanggung-tanggung, proses pemasangan yang dilakukan pada malam hari tersebut langsung dikomandoi di lapangan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib) Lapas Jember, Syaifur Rachman, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka KPLP), Ibnu Fajar. Keduanya turun tangan memastikan titik sudut pengambilan gambar terpasang secara presisi guna meminimalisasi ruang buta (blind spot).
​Adapun penempatan kedua mata pengintai baru ini difokuskan pada dua jantung mobilitas lapas, yakni area pintu utama dan dapur. Kedua titik tersebut dipilih karena menjadi jalur utama keluar-masuk orang serta pusat aktivitas vital bagi warga binaan.
​Ditemui di lokasi, Kasi Kamtib Syaifur Rachman menegaskan bahwa tambahan fasilitas ini merupakan amunisi strategis dalam menaikkan standar keamanan lapas.
​"Penempatan CCTV di pintu utama dan dapur adalah langkah taktis. Dua area ini merupakan pusat lalu lintas sekaligus titik krusial pemenuhan kebutuhan warga binaan. Bantuan BMN ini tidak hanya memaksimalkan pengamanan internal kami di Lapas Jember, tetapi juga membuka akses pengawasan maksimal bagi Kanwil Ditjenpas Jawa Timur demi menjamin situasi tetap aman dan kondusif tanpa celah," tegas Syaifur di sela-sela pemantauan instalasi.
​Dengan beroperasinya perangkat pengawasan baru ini, Lapas Jember optimis celah kerawanan dapat ditekan sedini mungkin, sekaligus memastikan transparansi dan akuntabilitas pengamanan berjalan optimal setiap detik. (edy)
Sumber:








