iklan ulta memorandum

Panen Raya Sawi Hijau, Warga Binaan Lapas Jember Rajut Asa Kemandirian

Panen Raya Sawi Hijau, Warga Binaan Lapas Jember Rajut Asa Kemandirian

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Jember Panen Sayur Sawi.--

JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID - Dinding tinggi dan jeruji besi tidak menyurutkan asa untuk terus menanam kebaikan dan harapan. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA JEMBER, proses pembinaan kemandirian dirajut nyata lewat sepetak lahan produktif. Pada Senin 2 November 2026, peluh lelah warga binaan terbayar lunas saat mereka bersama-sama memanen hamparan sayur sawi hijau yang subur di lingkungan lapas.

​Bukan sekadar mengisi waktu luang, kegiatan berkebun ini menjelma menjadi ruang terapeutik sekaligus sekolah kehidupan. Di sinilah para warga binaan telaten merawat bibit dari hari ke hari—mulai dari mencangkul tanah, menyiram, hingga menjaga tanaman bebas dari hama—hingga akhirnya tiba hari yang paling dinanti: panen raya.

BACA JUGA:Sinergi Tanpa Batas, Polsek Patrang Bersama Ka KPLP Tinjau Langsung Blok Hunian Lapas Jember

​Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Jember, Salim, mengungkapkan bahwa program pertanian ini dirancang dengan penuh cinta dan tujuan mulia. Pihaknya ingin membekali para warga binaan dengan keterampilan nyata agar kelak mereka tidak merasa asing saat kembali merajut masa depan di tengah masyarakat.


Mini kidi--

​“Melalui budidaya tanaman sawi ini, kami ingin menanamkan keyakinan bahwa tangan-tangan mereka masih memiliki kemampuan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Keterampilan bertani ini kami harapkan bisa menjadi bekal berharga dan peluang usaha mandiri sekembalinya mereka ke pelukan keluarga dan masyarakat,” tutur Salim dengan penuh harap.

BACA JUGA:Warga Binaan Lapas Jember Asah Keterampilan Potong Rambut untuk Pegawai

​Ia juga menambahkan, keberhasilan panen ini menjadi pelecut semangat untuk terus memperluas dan mengembangkan program kemandirian lainnya. Lapas Jember berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang pembinaan yang humanis, kreatif, dan berkelanjutan—membimbing setiap jiwa untuk bertumbuh dan siap menatap lembaran hidup yang lebih baik. (edy)

Sumber:

Berita Terkait