iklan ulta memorandum

15 Guru SMK Jatim Terpilih Perdalam Teknologi AI ke Cina

15 Guru SMK Jatim Terpilih Perdalam Teknologi AI ke Cina

Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai bersama perwakilan Boke Technology dan guru SMK terpilih yang akan mengikuti pelatihan AI ke Cina.--

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Sebanyak 15 guru sekolah menengah kejuruan (SMK) Jawa Timur terpilih mengikuti pelatihan lanjutan pengembangan gim dan karya digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Shanghai, Cina, Januari 2027.

BACA JUGA:Ribuan Lulusan SMK Jatim Kerja ke 14 Negara, Jepang Jadi Tujuan Favorit

Mereka merupakan peserta terbaik dari 50 guru yang sebelumnya mengikuti pelatihan AI bersama Boke Technology.

Kesempatan tersebut diberikan setelah para peserta menjalani pelatihan daring dan menyelesaikan proyek pembuatan karya digital secara mandiri.

Program ini menjadi bagian dari upaya Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim meningkatkan kompetensi guru vokasi agar mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mentransfer pengetahuan kepada siswa.

BACA JUGA:Polres Ngawi Gelar Pelatihan AI, Wujudkan Generasi Cerdas dan Bijak di Era Digital

Salah satu guru terpilih adalah Endy Bagus Setyawan R, guru Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK PGRI 2 Ponorogo.

Dalam program tersebut, Endy meraih juara pertama kompetisi karya drama komik AI bertema pahlawan melalui karya berjudul Reog: Dua Kepala, Satu Rahasia.

Endy mengaku tidak menyangka pelatihan yang awalnya dianggap sebagai kegiatan peningkatan kompetensi biasa justru membuka kesempatan belajar ke luar negeri.

"Awalnya saya mengira ini hanya pelatihan biasa, seperti sertifikasi guru pada umumnya. Ternyata ada kesempatan untuk dikirim ke Cina," ungkap Endy, yang dikutip Memorandum Minggu 1 November 2026.

BACA JUGA:Guru SMK Ponorogo Juara 1 Animasi AI Legenda Reog, Berpeluang ke Shanghai Cina

Ia menjelaskan, rangkaian pelatihan dimulai sekitar akhir Agustus 2026. Peserta terlebih dahulu mengikuti pembelajaran daring mengenai pemanfaatan platform Wonderclip AI.

Materi pelatihan meliputi teknik menyusun prompt, membuat gambar melalui fitur text to image, serta mengubah gambar menjadi video menggunakan fitur image to video.

Setelah pelatihan, setiap guru mendapat tugas membuat karya digital dengan mengangkat cerita atau potensi daerah asal. Endy memilih Reog Ponorogo sebagai inspirasi karena kesenian tersebut memiliki kekuatan budaya dan telah dikenal hingga mancanegara.

Sumber:

Berita Terkait