SKH Memorandum Menuju HUT Ke-57, Gelar Baksos Pengobatan Tradisional Gratis dan Pasar Murah
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum bersiap memperingati hari ulang tahunnya yang ke-57 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, media harian yang berkantor di Jalan Ketintang Baru III/91, Surabaya, ini akan menyelenggarakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan, terapi kesehatan tradisional, serta pasar murah pada Jumat, 6 November 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman kantor SKH Memorandum tersebut dirancang untuk merangkul berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar internal perusahaan hingga warga yang tinggal di sekitar kawasan Ketintang.
Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, perayaan HUT ke-57 ini tidak sekadar menjadi momentum syukur internal, tetapi juga wujud nyata kehadiran media di tengah dinamika sosial masyarakat.
Mini kidi--
Direktur SKH Memorandum, Ahmad Syaiku, SH MH menjelaskan bahwa perayaan hari jadi tahun ini sengaja dikemas berbeda dengan menghadirkan warna baru yang lebih berorientasi pada kemaslahatan publik.
Ia menilai, usia 57 tahun harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan memperluas kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
"Di usia ke-57, Surat Kabar Harian Memorandum ingin memberi warna-warna baru yang selama ini belum pernah kita lakukan. Bahwa kegiatan tidak hanya untuk kepentingan Memorandum saja, tapi kepada masyarakat, juga kepada pembaca yang ingin memanfaatkan momen ulang tahun mengadakan baksos berupa pemeriksaan pengobatan," ujar Ahmad Syaiku.
Syaiku yang juga merupakan Dewan Pakar Peradi SAI ini menambahkan, rangkaian kegiatan sosial tersebut mencakup layanan kesehatan gratis serta pengobatan alternatif yang melibatkan para praktisi kesehatan tradisional.
Pihaknya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal untuk menjaga kesehatan fisik di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.
"Pengobatan gratis, kesehatan gratis, ada pengobatan akupunktur dan akupresur," imbuhnya.
Dalam penyelenggaraan bakti sosial ini, SKH Memorandum menggandeng Tenaga Kesehatan Tradisional (Nakestrad) Battra untuk menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif.
Berbagai jenis terapi kesehatan yang disiapkan meliputi pemeriksaan dan perbaikan rangka tubuh melalui layanan Prime Posture, terapi akupunktur, hingga Thai Massage.
Selain layanan kesehatan tradisional, perayaan HUT ke-57 ini juga diramaikan dengan penyelenggaraan pasar murah hasil kerja sama dengan Perum Bulog.
Kehadiran pasar murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat sekitar dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pangan di pasaran.
Syaiku mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang berdomisili di sekitar kantor Memorandum dan Kelurahan Ketintang secara umum, agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Menurutnya, sinergi antara media, instansi terkait, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun solidaritas sosial.
"Kpada masyarakat atau sekitar kantor Memorandum atau warga Ketintang pada umumnya, silakan memanfaatkan momen seperti ini untuk bisa berkolaborasi dengan Memorandum, memanfaatkan sembako murah dan pengobatan akupunktur dan akupresur," ajaknya.
Panitia pelaksana telah menyusun jadwal kegiatan secara terperinci guna memastikan kelancaran dan kenyamanan seluruh peserta. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama dengan total target peserta maksimal mencapai 100 orang.
Sesi pertama akan dilangsungkan pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB yang dikhususkan bagi internal karyawan SKH Memorandum beserta keluarga. Sementara itu, sesi kedua akan dimulai pada pukul 13.15 WIB hingga selesai dan dibuka secara luas untuk masyarakat umum.
Lebih lanjut, Syaiku menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya rangkaian acara jelang HUT ke-57 ini.
Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi bersama.
"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pihak terkait yang mendukung penyelenggaraan kegiatan. Tentunya kita enggak lepas bahwa kolaborasi ini kan untuk manfaat kita bersama," tutur Syaiku.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan, terutama mengingat kondisi iklim yang mulai memasuki masa peralihan. Melalui pemeriksaan kesehatan ini, seluruh jajaran karyawan diharapkan tetap bugar dan produktif dalam menjalankan tugas jurnalistik sehari-hari.
"Kita sebagai Memorandum merasa diperhatikan. Ada yang peduli dengan Memorandum. Tentunya harus kita sambut baik karena ini untuk pengobatan internal kita orang Memorandum, agar semua sehat karena sebentar lagi musim pancaroba," jelasnya.
Syaiku berharap rangkaian kegiatan bakti sosial dan pasar murah ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan emosional antara SKH Memorandum dan masyarakat luas yang selama ini menjadi pembaca setia. (alf)
Sumber:










