KONI Jatim Gandeng RSD Prof Dr Moeljono, Perkuat Layanan Kesehatan Mental Atlet
Direktur RSD Prof Dr Moeljono drg Vitria Dewi dan Ketua KONI Jatim M Nabil menunjukkan draft kerja sama yang sudah diteken.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - KONI Jawa Timur menggandeng RSD Prof Dr Moeljono atau RSJ Menur untuk memperkuat pelayanan kesehatan atlet dan tenaga pendukung olahraga, mulai dari pemeriksaan medis hingga pendampingan psikologis guna menjaga kebugaran fisik dan kesiapan mental menghadapi kompetisi.
Kerja sama tersebut mencakup penyediaan layanan psikologi dan ruangan khusus bagi atlet yang membutuhkan pendampingan profesional. Fasilitas ini diharapkan menjadi tempat yang nyaman bagi atlet untuk berkonsultasi dan menyampaikan persoalan yang berpotensi memengaruhi kesiapan saat berlatih maupun bertanding.
Kolaborasi itu dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama Pelayanan Kesehatan yang ditandatangani Ketua Umum KONI Jatim Muhammad Nabil dan Direktur RSD Prof Dr Moeljono, drg Vitria Dewi, Kamis 29 Oktober 2026.
BACA JUGA:KONI Jatim Selektif Kirim Atlet ke PON Pantai 2026, Fokus Potensi Medali Emas dan Perak
Nabil mengatakan, pembinaan olahraga berprestasi membutuhkan dukungan kesehatan yang menyeluruh. Selain kemampuan fisik dan teknik, kondisi psikologis menjadi faktor penting bagi atlet dalam menghadapi tekanan kompetisi.
“Prestasi atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga kondisi kesehatan secara menyeluruh, termasuk kesehatan mental. Karena itu, kami membutuhkan dukungan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan medis sekaligus pendampingan psikologis bagi atlet dan tenaga pendukung olahraga,” ujarnya.
Menurut Nabil, kerja sama tersebut sejalan dengan kebutuhan pembinaan atlet karena RSD Prof Dr Moeljono memiliki layanan kesehatan psikologis.
RSD Prof Dr Moeljono Siapkan Layanan Psikologi Atlet
RSD Prof Dr Moeljono menyediakan layanan psikologi melalui Sport and Wellness Clinic. Rumah sakit tersebut juga menyiapkan ruangan khusus sebagai tempat atlet memperoleh pendampingan psikologis.
Layanan ini penting karena atlet menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tuntutan prestasi, persaingan ketat, tekanan menjelang pertandingan, hingga proses pemulihan setelah mengalami cedera. Pendampingan psikolog diharapkan membantu atlet mengelola tekanan tersebut dan menjaga kesiapan mental.
Direktur RSD Prof Dr Moeljono, drg Vitria Dewi, menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

Mini kidi--
“Melalui layanan psikologi dan ruang khusus bagi atlet, kami ingin menyediakan tempat yang nyaman bagi mereka untuk bercerita dan memperoleh pendampingan profesional. Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan, sehingga perlu mendapat perhatian bersama,” ujarnya.
Dukungan tersebut juga ditunjang keberadaan Gedung Arunika, fasilitas baru RSD Prof Dr Moeljono yang memperkuat layanan asesmen, terapi, dan rehabilitasi kesehatan mental.
Gedung Arunika menaungi Ruang Rawat Inap Garuda dan Jatayu, yang masing-masing memiliki kapasitas 70 tempat tidur. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan mental yang lebih terintegrasi.
Sumber:










